3 Fase Krusial Demam Berdarah, Gejala, dan Obat Herbal DBD

Demam Berdarah Disebabkan oleh Nyamuk Aedes Aegypti

Musim pancaroba sering menjadi masa yang paling ditakuti karena pada periode inilah resiko demam berdarah sering meningkat. Penyakit yang dikenal dengan sebutan Demam Berdarah Dengue (DBD) ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk betina akan menghisap darah sekaligus menginfeksi virus melalui air liurnya. Nyamuk Aedes Aegypti sendiri sering berkeliaran di siang hari sehingga Anda harus waspada dengan binatang ini. Setelah nyamuk menularkan virus biasanya gejala awal demam berdarah mulai muncul. Sayangnya tanda tersebut sering tidak disadari oleh sang penderita sehingga banyak korban yang terlambat ditangani.

Fase DBD yang Harus Diwaspadai

Tanda dan gejala demam berdarah akan menjadi bagian dari fase DBD yang harus segera diketahui sehingga Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat dalam mengatasi penyakit ini.

  1. Fase Demam

Penderita akan mengalami demam tinggi hingga mencapai 39-derajat Celcius. Demam berlangsung selama 4 hari dan tidak reda meski penderita sudah mengkonsumsi obat penurun panas. Demam yang datang juga disertai dengan nyeri otot dan pegal-pegal di beberapa bagian tubuh.

  1. Fase Kritis

Setelah 4 hari demam akan mereda selama 2 hingga 3 hari. Ini merupakan fase krusial karena banyak yang beranggapan bahwa demam yang menurun merupakan tanda penyembuhan. Padahal penurunan suhu bukanlah pertanda kesehatan, melainkan fase kritis dimana terjadi kebocoran pembuluh darah. Penderita harus segera ditangani oleh tim medis agar mendapatkan perawatan yang tepat.

  1. Fase Penyembuhan

Fase penyembuhan ditandai dengan berhentinya pendarahan, denyut nadi yang normal, dan fungsi tubuh yang kembali seperti semula. Demam pun akan menurun seiring kembalinya kesehatan tubuh penderita.

Ketiga fase tersebut harus diketahui oleh setiap orang agar tidak bertambah korban-korban lain akibat penyakit DBD. Selain mengerti tentang 3 fase krusial DBD, Anda pun harus tahu gejala demam berdarah dan pengobatannya. Apa saja?

Tanda Demam Berdarah

  1. Demam Tinggi

Demam merupakan tanda umum bahwa tubuh kita terserang penyakit. Namun yang menjadi pembeda adalah demam tinggi pada DBD tidak bisa diturunkan meski Anda sudah mengkonsumsi obat demam. Demam tinggi terjadi di hari kedua dan berlangsung hingga 4 harian.

  1. Tubuh Nyeri dan Pegal

Penderita akan merasa badan terasa pegal seperti habis olahraga. Nyeri otot dan pegal di beberapa bagian tubuh ini membuat perasaan menjadi tidak nyaman.

  1. Menggigil dan Berkeringat

Gejala demam berdarah lain adalah keringat yang muncul saat suhu tubuh sedang tinggi. Hal tersebut biasanya dibarengi dengan rasa dingin yang membuat penderita menggigil meski sudah diberi selimut tebal.

  1. Bintik Merah

Bintik merah pada demam berdarah tidak selalu dialami oleh setiap pasien. Bintik merah ataupun ruam hanya terjadi pada beberapa kasus saja sehingga banyak pasien yang tidak tertolong akibat tidak mendapatkan pertolongan yang tepat saat sudah terkena DBD.

  1. Sakit pada Bagian Belakang Mata

Gelaja demam berdarah yang lain adalah rasa pusing dan sakit pada bagian belakang mata. Hal ini membuat penderita merasa seperti berputar-putar sehingga kerap membuat mual. Sakit kepala tersebut juga berbeda dari sakit kepala biasanya dan sulit untuk dideskripsikan.

Pengobatan Demam Berdarah dengan Obat Herbal DBD

Setelah mengetahui tentang fase kritis dan gejala demam berdarah, kini saatnya untuk mengetahui metode pengobatan DBD yang efektif. Salah satunya adalah dengan mengkonsumsi obat tradisional untuk DBD.

  1. Jus Jambu Biji

Jambu biji dikenal sebagai obat tradisional untuk demam berdarah. Penderita disarankan mengkonsumsi 2 gelas jus jambu biji murni setiap hari selama sakit.

  1. Daun Pepaya

Daun pepaya dipercaya bisa meningkatkan trombosit pada penderita DB. Konsumsi daun pepaya yang cukup bisa mencukupi sel darah dan menjaga darah merah yang dibutuhkan tubuh tetap stabil.

  1. Angkak

Penelitian juga membuktikan bahwa angkak yang merupakan sejenis beras merah bisa membantu menyembuhkan demam berdarah. Angkak juga membantu meningkatkan kadar trombosit pada darah rendah.

Perlu diketahui bahwa penggunaan obat herbal hanya sebagai pendamping saja. Pasien demam berdarah tetap harus mendapatkan perawatan medis dari dokter agar bisa segera diatasi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *