Bagaimana Proses Kita Buang Angin?

manfaat kentut

Buang angin merupakan hal yang sangat wajar bagi kita, buang angin juga bisa terjadi karena makanan yang kita konsumsi berupa karbohidrat mengandung gula kompleks dan selulosa tanaman. Beberapa dari karbohidrat tidak bisa dicerna dan diserap oleh tubuh dan berakhir di usus untuk membentuk kotoran. Karbohidrat yang tidak dapat diserap ini difermentasi oleh bakteri yang ada di usus setelah itu akan menghasilkan gas yang terjebak di abdomen dan dikeluarkan lewat anus.

Beberapa contoh makanan yang dapat menghasilkan gas ialah brokoli, kacang-kacangan, kubis, kol, kismis, plum, minuman bebas gula, fruktosa dan karbohidrat kompleks seperti padi. Gas di dalam saluran pencernaan juga bisa didapatkan dari beberapa sumber lain seperti menelan udara atau minuman berkarbonasi.

Sebagian besar gas yang dilepaskan dari usus kita tidak berbau dan kandungannya hanyalah nitrogen dan oksigen. Hanya gas metana yang mempunyai bau tidak sedap. Makanan mengandung gas yang berbau busuk ialah belerang yang ada di makanan laut, telur, daging, kacang-kacangan, keju, dan susu sapi. Ujung saraf sensorik yang ada di rectum atau dubur, dan saluran anal dapat mendeteksi tekanan dari berkumpulnya kotoran sehingga seseorang merasa harus buang air besar.

Baca juga : 7 Makanan Terbaik untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Gas yang dikumpulkan di usus bagian bawah dan usus besar juga akan menyebabkan tekanan dan memicu kita untuk buang angin. Buang angin seringkali akan menyebabkan bunyi karena harus melewati Sfingter Anus. Buang anginpun bisa terjadi disaat tekanan di abdomen tiba-tiba naik, seperti saat batuk, bersin, melakukan hubungan seksual, ataupun tertawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *