Dampak Buruk Stres yang Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

dampak stres

Stres menjadi salah satu masalah yang bisa dialami oleh setiap orang. Dalam istilah sehari-hari, stres merupakan perasaan yang dimiliki seseorang ketika mereka sedang memiliki beban yang berlebih, stres bisa terjadi dalam jangka waktu yang pendek, panjang atau kronis.

Stres jangka panjang terjadi ketika anda berada di bawah tekanan selama berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan. Stres juga dapat menyebabkan respons peradangan dalam tubuh dan dapat memicu terjadinya masalah kesehatan. Setiap orang akan merespon stres dengan cara yang berbeda-beda, namun tahukah anda bahwa stres merupakan pertahanan alami dari tubuh ketika menghadapi situasi yang berbahaya?

Ketika stres terjadi, maka akan membuat tubuh anda mengalami beberapa perubahan yang diantaranya dapat memperlambat fungsi tubuh, misalnya seperti sistem pencernaan dan kekebalan tubuh. Beberapa gejala yang terjadi akibat stres diantaranya adalah detak jantung berubah menjadi cepat, bernapas lebih cepat, sistem pencernaan menjadi lambat, aktivitas kekebalan tubuh menurun, hingga membuat otot menjadi tegang.

3 Jenis Stres Menurut The American Psychological Association

  • Stres Akut

Stres akut merupakan stres yang bersifat jangka pendek dan merupakan stres yang paling umum terjadi, stres akut disebabkan oleh peristiwa yang baru-baru terjadi atau tuntutan yang harus dipenuhi dalam waktu yang akan datang.

Efek jangka pendek dari stres akut bisa saja menimbulkan terjadinya sakit kepala atau sakit perut, stres akut ini bisa menjadi berbahaya jika terjadi secara berulang-ulang dan dalam jangka waktu yang lama.

  • Stres Akut Episodik

seseorang yang sering mengalami stres akut bisa saja mengalami stres tingkat yang lebih parah atau stres akut episodik. Seseorang yang mengalami stres episodik biasanya menjadi mudah marah, stres akut episodik juga bisa memicu timbulnya penyakit seperti tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.

  • Stres Kronis

stres kronis merupakan jenis stres yang paling berbahaya serta bisa hilang dalam jangka waktu yang cukup lama, beberapa pemicu terjadinya stres kronis biasanya diakibatkan oleh misalnya kemiskinan, masalah keluarga atau hubungan pernikahan. Kondisi ini terjadi ketika seseorang sulit menemukan solusi atau jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi.

Orang dengan stres kronis dapat menimbulkan gangguan kesehatan seperti penyakit jantung, stroke, bahkan keinginan untuk bunuh diri. Stres ini juga dapat mempengaruhi sistem pencernaan anda, ketika anda sedang dalam situasi tertekan maka tubuh akan menghasilkan gula darah tambahan atau glukosa untuk memberi dorongan energi pada tubuh. Ketika tubuh tidak dapat mengikuti lonjakan glukosa yang cukup ekstra, maka hal ini bisa meningkatkan resiko terjadinya diabetes tipe 2.

Baca juga : Bahaya Penyakit Ruam Merah pada Tubuh

Stres juga bisa mempengaruhi sistem reproduksi, dan apabila stres terus berlanjut untuk waktu yang lama maka dapat mempengaruhi siklus menstruasi yang mengakibatkan periode menstruasi menjadi tidak teratur serta nyeri saat menstruasi. Tidak hanya itu, hormon stres juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap suatu penyakit atau membuat tubuh membutuhkan waktu yang lama untuk sembuh dari suatu penyakit.

Sedangkan bagi pria, stres yang berkelanjutan akan membuat kadar testosteron menjadi turun, dan hal ini akan mengganggu produksi sperma. Namun ada beberapa pilihan dan cara untuk penyembuhan yang dapat dilakukan, seperti mengkonsumsi obat-obatan dan melakukan terapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *