Gejala Kanker Serviks yang Harus Dikenali dan Proses Pengobatannya

Serviks Merupakan Organ Vital Perempuan yang Harus Dijaga Kesehatannya

Serviks adalah saluran pada bagian bawah rahim yang terhubung ke bagian vagina. Ini merupakan saluran yang akan menjadi jembatan bagi sperma laki-laki menuju ke dalam rahim untuk proses pembuahan. Selain itu, fungsi serviks adalah memproduksi lendir (mukus) yang berguna untuk menyalurkan sperma. Serviks merupakan bagian yang sangat unik karena kemampuan dan elastisitasnya. Jika proses pembuahan berhasil dan wanita akhirnya hamil, maka serviks akan menutup selama kehamilan agar janin tetap berada di dalam rahim. Serviks baru akan terbuka paad saat proses persalinan. Namun sayangnya serviks memiliki musuh berbahaya bernama kanker serviks. Sebagai wanita, sudah sepantasnya jika kita mengetahui penyebab kanker serviks dan ciri cirinya.

Ya, kanker serviks memang sering dicap sebagai penyakit yang sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup kaum hawa. Namun jika gejala kanker rahim stadium awal bisa diketahui dan langsung mendapatkan perawatan yang tepat, maka perkembangan sel kanker bisa dicegah lebih cepat sehingga resiko kematian bisa diminimalisir sekecil mungkin. Hanya saja pada beberapa kasus yang sudah terjadi, banyak wanita dengan penyakit kanker serviks yang telat ditangani sehingga tidak bisa diselamatkan dari penyakit berbahaya ini.

Ciri Ciri Kanker Servik

Sebagai kaum hawa yang bisa terkena penyakit berbahaya ini, berikut beberapa ciri ciri kanker serviks yang harus dikenali sehingga kita bisa melakukan pengobatan lebih cepat dan menjaga organ kewanitaan tetap berfungsi sebagaimana mestinya.

  1. Pendarahan

Wanita memiliki siklus haid yang berbeda-beda. Meski demikian, siklus haid sendiri biasanya datang dengan gejala yang mudah dikenali. Namun jika tiba-tiba saja Anda sering mengalami pendarahan yang tidak normal, seperti sesaat berhubungan seksual, haid yang berlarut-larut, atau terjadi pendarahan di tengah siklus haid, maka hal tersebut bisa menjadi gejala awal penyakit kanker serviks. Jangan menyepelekan gejala ini dan sebaiknya langsung lakukan pemeriksaan dengan dokter spesialis.

  1. Keputihan yang Tidak Wajar

Gejala lain yang menjadi tanda awal kanker rahim adalah munculnya keputihan yang tidak biasa. Setiap wanita pasti pernah mengalami keputihan dalam hidupnya. Bahkan keputihan merupakan sesuatu yang wajar dalam kondisi tertentu. Tapi jika Anda mengalami keputihan yang tidak wajar, biasanya disertai dengan bercak darah, bau yang sangat amis, tekstur lendir yang lebih pekat dan kental, atau terjadi setelah fase menopause, maka Anda wajib melakukan pemeriksaan dengan dokter.

  1. Nyeri Pinggul Akut

Nyeri pada bagian pinggul sering terjadi pada wanita sebagai tanda akan datangnya haid. Pada kasus penderita kanker serviks, mereka juga akan merasa nyeri di bagian punggung bawah dan panggul karena adanya masalah serius di bagian organ reproduksi. Jika Anda sering merasakan gejala ini yang disertai dengan gejala lain seperti yang telah disebutkan, maka Anda harus mulai mencari penyebabnya agar melakukan hal antisipatif.

  1. Sakit Saat Berhubungan Badan

Munculnya tumor pada dinding leher rahim akan menimbulkan rasa nyeri yang tidak biasa. Bahkan saat sedang melakukan hubungan badan dengan pasangan. Rasa sakit yang tidak normal saat berhubungan badan sebenarnya bukan gejala awal kanker serviks, melainkan sering dirasakan oleh penderita kanker serviks stadium lanjut.

  1. Kehilangan Berat Badan secara Drastis

Kondisi ini mirip dengan berbagai jenis kanker lain yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Penurunan berat badan secara tiba-tiba dalam jumlah banyak harus diwaspadai, baik oleh wanita maupun laki-laki. Lakukan konsultasi dengan dokter jika Anda mengalami penurunan berat badan drastis meski Anda tidak sedang menjalani program diet.

  1. Pembengkakan pada Kelenjar Getah Bening

Salah satu ciri kanker serviks lain adalah munculnya bengkak di beberapa bagian tubuh, terutama di area kelenjar getah bening. Daerah tulang pinggul, kaki, dan area leher bisa mengalami pembengkakan karena sel kanker mulai menyerang kelenjar getah bening.

Pengobatan Kanker Serviks

Jika pasien sudah positif terkena kanker serviks berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, maka sang pasien harus menjalani pengobatan secepatnya sesuai dengan tingkat keparahan dan kondisi kesehatan. Beberapa opsi pengobatan kanker serviks, antara lain:

  • Histerektomi

Pengangkatan rahim menjadi solusi terbaik agar sel kanker tidak menyebar ke bagian tubuh lain. Namun jika prosedur ini dilakukan, Anda tidak akan bisa hamil lagi.

  • Radiasi

Opsi lain adalah menggunakan sinar X untuk membunuh sel kanker. Prosedur ini biasanya dilakukan selama beberapa kali sebelum operasi tumor dan meminimalisir sel kanker yang tersisa.

  • Kemoterapi

Kemo perlu dilakukan dengan menggunakan obat tertentu dengan dosis yang diawasi. Terapi ini biasanya dilakukan bersamaan dengan terapi radiasi.

Selain ketiga jenis pengobatan tersebut, masih ada prosedur Imunoterapi, yakni perawatan untuk memperkuat kekebalan tubuh agar bisa melawan sel kanker. Melihat betapa berbahayanya kanker serviks, wanita harus menjaga organ vitalnya dengan baik agar terhindar dari penyakit mematikan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *