Jenis Penyakit Lupus dan Faktor Penyebab Penyakit Lupus

Penyakit Lupus Sulit Untuk Terdeteksi

Generasi 90an pasti mengenal sosok Lupus, pria tampan nan flamboyan yang menjadi idola wanita. Namun dalam kosa kata medis, Lupus yang terdengar seperti nama yang lucu ini justru merupakan salah satu jenis penyakit yang membahayakan. Penyakit lupus merupakan sejenis gangguan sistem kekebalan yang terjadi di dalam tubuh kita. Penyakit ini juga masuk dalam kategori autoimun, yakni sebuah mutasi genetik yang mengancam kesehatan sistem imun manusia. Dalam artikel kali ini, kami akan mengupas tuntas tentang penyakit lupus dan obatnya serta bagaimana cara penanganan dan cara pencegahan agar tidak terkena penyakit ini.

Lupus menyerang kekebalan tubuh manusia sehingga kita rentan terhadap penyakit. Jika HIV/AIDs menyerang dan melemahkan sistem imun sehingga tubuh mudah terjangkit penyakit, penyakit lupus justru merupakan sebuah kondisi di mana tubuh kita memproduksi antibodi yang berlebihan. Sebagaimana kita ketahui bahwa tubuh memiliki sistem proteksi guna menangkal radikal bebas sehingga membuat kita kebal terhadap penyakit tertentu. Namun pada kasus penyakit lupus, antibodi yang berlebihan justru berbahaya karena menyerang sel tubuh sehingga kita rentan terhadap infeksi atau peradangan akibat sel sehat kita diserang oleh antibodi.

Jenis Penyakit Lupus

Antibodi yang berlebihan tersebut bisa menyerang berbagai organ tubuh seperti kulit, sendi, sel darah, paru-paru, ginjal, otak, hingga sumsum tulang belakang sehingga banyak orang yang menjuluki penyakit ini sebagai ‘penyakit 1000 wajah’ karena bisa terjadi di mana saja. Gejala yang timbul pun tergantung dimana  sel antibody menyerang organ tubuh kita. Menariknya, praktisi kesehatan menilai bahwa kasus penyakit lupus banyak ditemukan pada wanita dibandingkan dengan laki-laki. Sebelum kita mempelajari lebih dalam tentang penyakit ini, mari kita melihat beberapa jenis penyakit lupus.

  • Lupus eritematosus sistemik (systemic lupus erythematosus/SLE)

Penyakit ini terjadi secara menyeluruh pada tubuh penderita dan merupakan jenis lupus yang paling sering terjadi. Dinamakan lupus sitemik karena bisa terjadi di berbagai organ seperti kulit, ginjal, dan juga sendi. Gejala lupus eritematosus sistemik biasanya terjadi inflamasi pada organ yang diserang.

  • Lupus eritematosus kutaneus (cutaneous lupus erythematosus/CLE)

Biasanya lupus ini terjadi pada kulit yang merupakan hasil manifestasi sendiri atau bisa juga terjadi karena munculnya jenis SLE. Menurut medis, CLE ini dibagi menjadi tiga jenis, yakni acute cutaneous lupus erythematosus (ACLE), subacute cutaneous lupus erythematosus (SCLE), dan chronic cutaneous lupus erythematosus (CCLE) dimana setiap jenis tersebut dibedakan berdasar tingkat keparahan penyakit.

  • Lupus Eritematosus Neonatal

Penyakit ini biasanya ditemukan pada kasus bayi yang baru lahir. Biasanya terjadi karena autoantibodi dan bukan dikarenakan penularan dari sang ibu. Biasanya kasus ini hanya menyerang bagian kulit dan bisa hilang dengan sendirinya. Namun pada kasus tertentu, lupus neonatal juga bisa mengganggu kesehatan jantung bayi dimana irama jantung bayi yang baru lahir tidak berdenyut dengan teratur. Sebagai akibatnya, si kecil bisa mengalamai masalah jantung.

  • Lupus Akibat Efek Obat

Penggunaan obat tertentu dalam periode waktu lama bisa menimbulkan gejala yang sekilas mirip dengan gejala lupus SLE. Namun biasanya kasus ini tidak terlalu berbahaya karena terjadi sementara dan bisa hilang setelah berhenti mengkonsumsi jenis obat pemicu gejala ini. Anda harus waspada dengan masalah ini jika selama ini ketergantungan dengan obat jenis D-Penicillamine, Metildopa, Proainamide, dan Minocycline yang merupakan obat jerawat.

Penyakit Lupus Sering Menyerang Kulit Kita

Faktor Penyebab Penyakit Lupus

Ahli kesehatan sebenarnya belum mengetahui secara pasti apa yang menjadi penyebab munculnya gangguan terhadap antibodi yang berlebihan. Ada banyak orang yang menganggap bahwa penyebab penyakit lupus menular meski sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Apalagi ada banyak faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memvonis penyebab penyakit lupus. Berikut beberapa faktor yang bisa menyebabkan munculnya penyakit lupus pada tubuh kita.

  1. Faktor Gen

Gen bisa menjadi faktor dalam penyebaran penyakit lupus meski tidak sepenuhnya benar. Biasanya hal ini baru diketahui setelah serangkaian tes yang dilakukan untuk observasi penyakit. Tapi sebenarnya setiap orang tidak bisa langsung mewariskan penyakit lupus kepada keturunannya karena dalam perkembangannya ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi produksi antibodi yang berlebihan.

  1. Hormon

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa wanita memiliki resiko yang lebih tinggi dari pria, fenomena ini ternyata terdeteksi berkat hormon seks yang dihasilkan oleh sistem imun pria dan wanita. Pria memproduksi hormon androgen lebih banyak dari wanita sedangkan wanita memproduksi lebih banyak hormon estrogen. Sebagaimana diketahui bawah estrogen merupakan hormon ‘immuno-enhanching’ yang berarti bahwa wanita memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat daripada pria. Meski sebenarnya baik, namun di sisi lain bisa berbahaya jika produksi antibodi terlalu berlebihan.

  1. Faktor Lingkungan

Tak hanya faktor internal saja, lingkungan juga bisa berpengaruh terhadap perkembangan penyakit lupus. Hasil penelitan menunjukkan bahwa racun yang berada di sekitar kita bisa membuat produksi antibodi kita berlebihan. Selain itu, virus herpes juga disebut sebagai salah satu penyebab kita bisa terkena penyakit lupus.

  1. Ras

Meski masih diragukan kebenarannya, namun ada yang beranggapan bahwa penduduk asli benua Asia dan Afrika memiliki resiko yang lebih besar terserang lupus dibandingkan penduduk benua lain. Mungkin faktor lingkungan memberikan pengaruh terhadap faktor rasial ini karena banyak penduduk Asia dan Afrika yang hidup di daerah tropis. Sedangkan sinar matahari disebut bisa memicu munculnya gejala penyakit lupus.

Baca juga : Khasiat Jus Buah Bit untuk Kesehatan Tubuh Kita

Cara Mencegah Penyakit Lupus

Setiap orang memiliki resiko yang sama untuk terkena penyakit lupus karena kita tidak tahu produksi antibody di dalam tubuh. Langkah pencegahan sangat penting agar tidak terkena penyakit ini. Berikut beberapa cara mencegah penyakit lupus yang bisa dilakukan untuk menunjang gaya hidup sehat.

  • Olahraga Rutin

Lupus sering menjangkit sendi dan tulang kita. Oleh karena itu, olahraga rutin menjadi kunci terbaik untuk mencegah terjadinya penyakit lupus dalam tubuh kita.

  • Stop Merokok

Baik perokok aktif maupun perokok pasif rentan terhadap penyakit berbahaya karena zat adiktif yang terkandung di dalamnya. Berhenti merokok dan menghindari asap rokok berguna untuk mencegah menurunnya daya tahan tubuh kita.

  • Hindari Sinar Matahari

Sinar matahari membantu proses pembentukan vitamin D guna memperkuat tulang. Namun jika sang fajar sudah berada di atas kepala kita, sinar ultraviolet yang dihasilkan justru bisa meningkatkan resiko penyakit kanker kulit hingga peradangan pada kulit yang mirip seperti gejala lupus.

  • Kenali Perubahan Tubuh

Mengenali perubahan yang terjadi di dalam tubuh kita juga berguna dalam mendeteksi penyakit lupus dan berbagai masalah kesehatan lain. Dengan melihat perubahan yang terjadi kita bisa mengantisipasi dan mengatasi penyakit lebih dini.

Penyakit lupus merupakan salah satu masalah kesehatan yang ‘unik’ karena tidak disebabkan oleh virus maupun bakteri. Dengan resiko yang sama, setiap orang harus benar-benar menjaga kesehatan tubuhnya agar tidak menderita penyakit lupus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *