Jenis Yogurt Apa yang Sesuai dengan Kebutuhan Tubuhmu?

Jenis Yogurt yang Perlu Diketahui

Yogurt merupakan jenis olahan susu yang telah difermentasi dengan memanfaatkan jenis bakteri tertentu. Meski yogurt bisa dibuat dari berbagai jenis susu, namun susu sapi merupakan jenis yang paling banyak digunakan. Bakteri akan menghasilkan asam laktat yang berperan dalam protein susu untuk mengubah tekstur cair menjadi seperti gel dan aroma yang tajam. Hasilnya, susu akan berubah menjadi yogurt plain meski Anda bisa mengolahnya menjadi berbagai macam rasa.

Meski sudah diubah menjadi yogurt, kalsium yang terkandung pada susu tidak serta merta hilang. Justru fermentasi bakteri baik akan menghasilkan kandungan nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuh seperti kalium, vitamin B5, probiotik, dan beberapa nutrisi lain yang diperlukan tubuh. Oleh karena itu, yogurt bisa menjadi alternatif lain jika Anda bosan mengkonsumsi susu biasa.

Jenis Yogurt dan Kandungan Nutrisi di Dalamnya

Namun sebelum memutuskan untuk membeli Yogurt di minimarket, ada baiknya jika Anda mengetahui beberapa jenis yogurt dan berbagai nutrisi yang terkandung di dalamnya. Dengan demikian Anda bisa memilih jenis yogurt yang dibutuhkan oleh tubuh. Berikut informasi lengkapnya!

Full-fat Yogurt

Ini merupakan jenis yogurt yang paling banyak mengandung kalori. Sesuai namanya, yogurt ini juga memiliki kandungan lemak yang paling banyak. Namun, full-fat yogurt tidaklah buruk karena lemak tersebut adalah jenis lemak trans alami yang tidak berbahaya bagi tubuh. Bahkan lemak tersebut bisa membantu mengurangi peradangan, mengatasi nyeri, menurunkan resiko jantung, hingga melawan sel kanker di dalam tubuh.

Non-fat Yogurt

Yogurt ini juga kerap disebut dengan low-fat yogurt karena memang memiliki kandungan lemak yang sedikit. Akan tetapi, Anda perlu berhati-hati dalam memilih produk kemasan non-fat yogurt karena biasanya produk ini mengandung kadar gula yang tinggi sebagai perasa. Non-fat yogurt tanpa rasa memang agak sedikit kurang nikmat sehingga beberapa produk dicampur dengan gula. Tidak heran jika diantara jenis lain, non-fat yogurt mengandung gula paling tinggi.

Greek Yogurt

Sebenarnya Greek yogurt tidak jauh berbeda dari jenis yogurt lain. Hanya saja, tekstur Greek yogurt sedikit lebih padat dan lebih kenyal, seperti jelly. Kandungan whey dan laktosa pada Greek yogurt juga lebih rendah sehingga cocok bagi mereka yang tidak bisa mengkonsumsi susu karena memiliki intoleransi laktosa. Kandungan proteinnya pun paling banyak sehingga cocok dipilih oleh mereka yang sedang berjuang melawan infeksi tertentu.

Non-dairy Yogurt

Terakhir, bagi Anda yang memiliki intoleransi laktosa, non-dairy yogurt juga bisa dipilih karena tidak terbuat dari susu hewani. Produk ini biasanya terbuat dari kacang kedelai atau olahan kelapa. Karena tidak terbuat dari susu hewani, jenis ini punya kandungan kalsium dan lemak yang paling sedikit.

Baca juga : Penyebab Cacar Air dan Cara Perawatan Cacar Air di Rumah

Jadi, tentukan yogurt yang memiliki kandungan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh agar manfaatnya bisa diserap lebih efektif. Jangan salah pilih, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *