Kenali Gejala, Bahaya, dan Pengobatan Penyakit Jantung Koroner

Penyakit jantung dikenal sebagai silent killer. Ya, selain bisa datang dan merenggut nyawa pasiennya secara tiba-tiba, penyakit jantung juga dikenal sebagai ‘pembunuh’ yang memakan korban paling banyak diantara jenis penyakit lainnya. Sedangkan di Indonesia, data dari Riskesdas 2014 menyebut bahwa jantung koroner (PJK) merupakan jenis yang paling banyak diderita oleh masyarakat Indonesia. Banyak sekali korban yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki penyakit ini karena tidak menunjukkan gejala penyakit jantung. Jika pun terdeteksi, biasanya penderita sudah berada dalam kondisi yang cukup parah dan sulit untuk disembuhkan.

Jantung Koroner Menjadi Pembunuh Paling Banyak di Indonesia

Sekilas Tentang Penyakit Jantung Koroner (PJK)

Penyakit jantung koroner merupakan salah satu jenis gangguan fungsi jantung yang diakibatkan karena adanya penumpukan plak dalam arteri koroner. Penumpukan plak tersebut menghambat aliran darah yang mengarah ke jantung sehingga membuat kinerja jantung terhambat. Pada beberapa kasus masalah ini juga bisa menyebabkan komplikasi lain. Faktor yang menyebabkan adanya tumpukan plak tersebut diakibatkan oleh kolesterol yang terbawa di dalam aliran darah dan mengendap dalam jangka waktu yang cukup lama.

Dalam istilah medis sendiri, hal ini disebut dengan aterosklerosis. Penyumbatan tersebut membuat otot jantung menjadi lemah dan menyebabkan irama denyut jantung tidak teratur. Selain itu, masalah lain yang bisa muncul adalah infeksi pada jantung kita. Penyakit jantung koroner juga bisa terjadi karena adanya cacat jantung bawaan yang dialami seseorang meski kasus ini memiliki kemungkinan yang sangat sedikit.

Untuk lebih mengetahui jenis jenis penyakit jantung beserta gejala yang menyertainya, kami telah merangkum beberapa tipe penyakit jantung secara lengkap.

Jenis Penyakit Jantung dan Gejalanya

  1. Jantung Koroner

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, bahwa penyakit jantung koroner merupakan penyakit yang paling umum diderita oleh masyarakat dunia. Beberapa gejala yang sering muncul seperti nyeri di bagian dada kiri. Selain itu terkadang penderita juga mengalami keringat dingin, rasa mual, dan pada beberapa kasus juga disertai dengan sesak nafas. Munculnya penyempitan pembuluh darah ini biasanya terjadi pada orang yang mengalami obesitas, perokok berat, dan juga penderita kolesterol.

  1. Aritmia

Aritmia merupakan nama medis dari ketidakteraturan denyut jantung. Pada dasarnya manusia memiliki denyut jantung yang normal. Pada orang dewasa, rerata denyut jantung mereka adalah 60 hingga 100 denyut per menit (BPM). Sedangkan seorang atlet biasanya memiliki denyut jantung lebih cepat, yakni 40 hingga 60 denyut per menit. Cara mengukur denyut jantung sendiri cukup mudah karena Anda hanya perlu menggunakan ujung telunjuk dan jari tengah yang ditempelkan pada jantung dan menghitungnya dalam 1 menit.

Ciri penyakit jantung Aritmia adalah terjadinya jantung berdebar atau detak jantung yang terlalu lambat. Biasanya penderita juga mengalami rasa pusing dan nyeri di dada yang diiringi dengan sesak nafas. Pada beberapa kasus tertentu, penderita akan kehilangan kesadaran karena minimnya suplai darah ke otak.

  1. Cacat Jantung Bawaan

Kelainan pada jantung saat lahir atau cacat bawaan merupakan kondisi yang sulit untuk ditangani. Bahkan bayi yang memiliki masalah ini harus segera mendapatkan perawatan khusus agar bisa diselamatkan. Biasanya kondisi struktur jantung yang tidak sempurna terjadi akibat gangguan kehamilan. Ciri bayi yang lahir dengan cacat jantung bawaan biasanya warna kulitnya membiru atau pucat. Kaki dan perut juga bisa membengkak, serta pernafasan yang tidak teratur.

  1. Infeksi Jantung

Endokarditis merupakan jenis penyakit jantung akibat membran bagian dalam yang menjadi pemisah katup jantung mengalami infeksi. Ini merupakan kasus yang cukup langka dan butuh perawatan intensif untuk mencegah terjadinya kerusakan jantung akibat infeksi yang lebih parah. Mereka yang punya masalah jantung bawaan dan memiliki riwayat gangguan jantung biasanya cenderung mengalami endokarditis. Gejala yang ditimbulkan mirip dengan penyakit jantung pada umumnya.

  1. Penyakit Katup Jantung

Jantung kita memiliki 4 katup yang memisahkan empat bagian. Katup tersebut akan bergantian menutup dan mengaliri darah untuk dipompa dari dan ke seluruh tubuh. Jika salah satu katup tersebut rusak, maka sistem kerja jantung akan mengalami masalah. Salah satunya adalah penyempitan pembuluh darah atau bahkan jantung bocor. Gejala yang ditimbulkan pun tergantung dengan katup mana yang mengalami masalah sehingga sulit untuk dideteksi secara pasti. Meski demikian, gejala umum yang muncul hampir sama dengan gejala jantung lain.

Masih ada beberapa jenis penyakit jantung yang dibedakan berdasarkan kerusakan jantung yang dialami. Namun secara medis hanya 5 jenis masalah itulah yang sering terjadi di Indonesia.

Pengobatan Penyakit Jantung

Pengobatan Penyakit Jantung

Pada dasarnya, sekali terjadi kerusakan pada jantung kita maka akan sulit untuk disembuhkan. Meskipun seseorang berhasil sembuh dari penyakit ini, biasanya ia harus rutin menjalani perawatan agar penyakit jantung tidak kambuh. Pengobatan penyakit jantung sendiri biasanya dilakukan berdasarkan jenis penyakit yang dialami pasien. Jika jantung mengalami infeksi misalnya, maka antibiotik akan menjadi obat utama guna menghentikan perumbuhan virus pada jantung. Selain itu, secara umum penyakit jantung diobati dengan cara di bawah ini:

  • Perubahan Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup menjadi hal dasar untuk pengobatan penyakit jantung. Anda harus menghentikan kebiasaan merokok, mengkonsumsi alcohol, atau bahkan begadang. Anda juga harus menerapkan pola makan sehat agar tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Olahraga juga harus menjadi kewajiban harian Anda guna menjaga otot jantung tetap sehat.

  • Obat-Obatan

Seseorang yang menderita penyakit jantung juga harus mengkonsumsi jenis obat tertentu, tergantung jenis penyakit jantung yang diderita. Obat sejenis ACE Inhibitor, Angiotensin II receptor blockers, antikoagulan, antiplatelet, dan antagonis kalsium merupakan jenis yang biasanya direkomendasikan oleh dokter. Pasien harus rutin mengkonsumsi obat-obatan tersebut guna memastikan jantung tidak mengalami masalah yang mengganggu sistem kerjanya. Bagi pasien yang menderita kolesterol tinggi juga biasanya harus mengkonsumsi penurun kolesterol untuk mencegah penyumbatan pembuluh darah.

  • Prosedur Medis

Pada beberapa kasus, dokter mengharuskan pasien menjalani operasi bedah jika kondisinya semakin memburuk. Operasi biasanya dilakukan untuk memasang ring, bypass jantung, atau bahkan donor jantung, tergantung dengan kondisi pasien.

Melihat ketiga prosedur pengobatan penyakit jantung tersebut, kita tahu bahwa penyakit jantung merupakan jenis yang sangat berbahaya dan bisa berakibat fatal bagi penderitanya. Sekali jantung kita mengalami masalah maka akan timbul masalah lain yang mengganggu kesehatan kita. Jadi alangkah baiknya untuk menjaga kesehatan jantung sejak dini agar terhindar dari berbagai jenis penyakit jantung yang bisa mengancam nyawa kita.

Demikian informasi tentang ciri ciri penyakit jantung dan pengobatan penyakit jantung yang dianjurkan oleh dokter. Menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan seimbang dan rutin olahraga merupakan cara paling mudah dan efektif untuk terhindar dari masalah kesehatan jantung. Terapkan hal tersebut agar kita tidak perlu menanggung bahayanya penyakit jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *