Kenapa Gusi Berubah Jadi Hitam? Kenali Penyebabnya

Penyebab Gusi Hitam padahal tidak merokok

Memperhatikan kesehatan gusi merupakan hal yang penting. Gusi tidak hanya berperan dalam kesehatan gigi, namun gusi juga memiliki peran bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Gusi biasanya berwarna merah muda, namun beberapa orang juga memiliki gusi yang berwarna lebih gelap. Kondisi ini sebagian besar tidak berbahaya, namun terkadang bisa menjadi pertanda kondisi kesehatan yang lebih serius.

Penyebab Gusi Hitam

  • Makula Melanotik

Makula melanotik merupakan bercak yang tidak berbahaya dan biasanya tampak seperti bintik – bintik. Makula melanotik biasanya berdiameter 1-8 milimeter serta tidak menyebabkan gejala lain. Penyebab dari makula melanotik ini belum diketahui, namun hal ini sudah ada sejak seseorang tersebut lahir. Keadaan ini biasanya tidak membutuhkan perawatan, namun anda juga dapat memeriksanya ke dokter untuk mengetahui bagaimana perkembangannya.

  • Merokok

Merokok dapat memicu warna gusi menjadi lebih gelap dan Ini dikenal sebagai melanosis perokok. Sel – sel dalam tubuh yang disebut sebagai melanosit akan memproduksi melanin, nikotin yang terkandung dalam tembakau juga dapat menyebabkan melanosit memproduksi melanin lebih banyak dari biasanya. Dengan begitu, gusi akan berubah warna menjadi coklat bahkan hitam. Perubahan warna ini juga dapat muncul dan mempengaruhi bagian dalam dari mulut. Tak hanya itu, keadaan ini akan merubah warna bagian dalam pipi hingga bibir bagian bawah.

  • Gingivitis Ulseratif  Nekrosis Akut

Gingivitis ulseratif nekrosis akut merupakan sebuah infeksi gusi. Seseorang yang mengalami hal ini biasanya merasakan gejala lain seperti demam, sakit pada bagian gusi hingga muncul bau yang kurang sedap pada mulut. Infeksi ini dapat menyebabkan gusi menjadi hitam atau bahkan abu–abu. Keadaan ini dapat terjadi akibat perkembangan bakteri yang sangat cepat di area mulut dan ini terjadi akibat from gingivitis bakteri. Akibat dari kebersihan mulut yang buruk, stres, kurang tidur, dan pola makan yang tidak sehat. Penyakit ini memiliki beberapa gejala, misalnya gusi berdarah, bau mulut, terlalu banyak air liur di mulut, dan sakit di bagian gusi. Hal ini dapat dicegah dan ditangani dengan rajin memeriksakan kondisi kesehatan gigi ke dokter gigi. Selanjutnya anda juga bisa mengatasinya dengan menjaga kesehatan gusi dan gigi anda agar membantu mencegah timbulnya infeksi yang berulang.

Baca juga : Penyebab dan Obat Herbal Asam Urat yang Alami dan Ampuh

  • Penyakit Addison

Penyakit addison mempengaruhi kelenjar adrenal yang membuat berbagai hormon. Gejala awal dari penyakit ini yaitu rasa lelah yang cukup besar, penurunan nafsu makan, dan otot yang melemah. Namun ketika penyakit ini mulai berkembang, seseorang bisa mengalami warna gelap pada gusi dan bibirnya, atau dalam istilah medis disebut dengan hyperpigmentasi. Tak hanya mempengaruhi gusi dan gigi, penyakit ini juga menimbulkan bercak gelap di bagian tubuh lainnya. Tempat paling umum yang mengalami perubahan warna menjadi gelap diantaranya dapat terjadi di lulut, garis telapak tangan, hingga sekitar bekas luka. Sebagian besar kasus addison ini disebabkan masalah kekebalan tubuh. Penyakit ini juga dapat menimbulkan komplikasi berat jika tidak cepat ditangani. Hal ini bisa menimbulan masalah lain seperti dehidrasi berat, nafas menjadi cepat dan pendek, mengantuk, kulit berubah menjadi pucat, dan berkeringat.

  • Kanker

Kanker di mulut menyebabkan gusi menjadi hitam. Namun selain gusi yang berubah warna, kanker mulut juga disertai dengan gejala lain seperti adanya luka yang terbuka, pendarahan yang tidak biasa, perubahan suara, sakit tenggorokan, hingga terjadi pembengkakan di mulut. Kanker mulut ini dapat dipicu oleh gaya hidup yang buruk seperti minum alkohol dan merokok. Dengan itu pastikan anda menjauhi keduanya untuk mencegah terjadinya kanker mulut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *