Mitos Diet yang Tidak Perlu Anda Percaya Lagi

diet mengurangi nasi

Sebelum memulai diet, sebaiknya mengetahui mitos-mitos tentang diet yang sangat populer dan terlanjur beredar di masyarakat. Berikut adalah kata para ahli mengenai beberapa mitos tentang diet yang sangat populer di masyarakat.

Tidak Mengkonsumsi Karbohidrat

Tidak mengkonsumsi karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Banyak sekali para pelaku diet terutama pelaku diet yang masih pemula atau awam sangat anti terhadap karbohidrat, mereka mengklaim bahwa dengan mengkonsumsi karbohidrat maka dapat membuat gendut. Faktanya karbohidrat sangat penting bagi tubuh untuk memproduksi glukosa yang merupakan sumber energi utama bagi tubuh kita, karbohidrat merupakan sumber energi yang dapat kita temukan pada sayuran, buah-buahan, roti, pasta dan produk susu. Karbohidrat juga terbagi menjadi 2.

  1. Karbohidrat Sederhana

Pada dasarnya karbohidrat sederhana adalah karbohidrat yang cepat dicerna, rendah serat, nutrisi, serta tinggi gula. Mengkonsumsi karbohidrat sederhana juga harus dibatasi, karena karbohidrat sederhana tidak memberikan gizi tambahan diluar kalori atau energi yang mereka berikan. Bisa jadi mengkonsumsi karboihidrat sederhana secara berlebihan dapat membuat kadar gula didalam tubuh meningkat. Contoh makanan yang merupakan karbohidrat sederhana adalah nasi putih, permen, soda. cookies, donat dan lain-lain.

  1. Karbohidrat Kompleks

Dalam karbohidrat kompleks terdapat lebih banyak nutrisi dibanding karbohidrat sederhana, lebih tinggi serat dan dicerna lebih lambat, yang berarti karbohidrat kompleks merupakan pilihan terbaik baik untuk mengontrol berat badan. Contoh karbohidrat kompleks yaitu beras merah. jagung, ubi. oats atau gandum, kentang dan masih banyak lagi.

Mengurangi Konsumsi Lemak atau Tanpa Lemak Baik untuk Tubuh

Menurut ahli gizi terkemuka Lyndel Costain. Mindset kebanyakan orang adalah dengan mengurangi konsumsi lemak atau bahkan tidak mengkonsumsi lemak sama sekali maka dapat menurunkan berat badan, sedangkan faktanya adalah tubuh kita harus memiliki 1/3 kalori yang berasal dari lemak, dan tubuh juga membutuhkan lemak untuk diubah menjadi energi. Bisa kita bayangkan apabila kita tidak mengkonsumsi lemak sama sekali, maka tubuh akan menjadi lemas bahkan lebih rentan terkena penyakit kronis.

Lemak juga berfungsi untuk memperbaiki jaringan dan mengangkut vitamin A, vitamin D, E dan K, ke seluruh tubuh Menurut lyndel Costain, wanita membutuhkan 70 gram lemak sehari dan sedangkan laki-laki membutuhkan membutuhkan 95 gram lemak perhari, serta angka minimum konsumsi lemak perhari wanita sebesar 30 gram, sedangkan laki-laki sebesar 40 gram. Jadi teori yang benar dalam mengurangi konsumsi lemak yaitu dengan mengurangi lemak jenuh dan mengkonsumsi lemak tak jenuh. Lemak tak jenuh ini biasa kita temukan pada alpukat, dan minyak zaitun.

Baca juga : Gejala Penyakit Vertigo dan Tips Untuk Mengobati Vertigo

Makan Malam Bikin Gemuk

Banyak orang yang beranggapan bahwa makan malam dapat membuat tubuh menjadi gemuk, mereka mengklaim bahwa tubuh akan menyimpan lebih banyak lemak karena tidak terbakar sebab kita cenderung tidak beraktiftas pada malam hari. Namun sebuah studi di Dunn Nutrition Center di Cambidge menyatakan sebaliknya, penelitian ini dilakukan pada relawan yang dipasangkan kalori meter di seluruh tubuh untuk mengukur kalori yang disimpan dan dibakar didalam tubuh. Para relawan diberi makan dengan porsi besar dan makan malam dengan porsi kecil untuk satu periode tes, kemudian makan siang dengan porsi kecil dan makan malam dengan porsi besar. Selama periode tes kedua, hasil mengungkapkan bahwa makan dengan porsi besar pada malam hari tidak membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

Jadi kesimpulannya adalah bukan waktu yang membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak, tetapi jumlah kalori atau makanan yang dikonsumsi selama 24 jam lah yang membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak. Lyndel Costain menyatakan bahwa memang benar orang yang tidak makan di siang hari kemudian makan banyak di malam hari lebih cenderung kelebihan berat badan dari pada mereka yang makan secara teratur sepanjang hari. hal ini mungkin karena makan secara teratur dapat membantu seseorang mengatur nafsu makan dan asupan makan secara menyeluruh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *