Penyakit Stroke: Jenis Stroke, Gejala, Penyebab, dan Tips Pencegahan

Stroke Sering Terjadi pada Orang Tua

Stroke menjadi salah satu penyakit yang cukup berbahaya bagi penderitanya. Ini merupakan jenis penyakit yang akan melumpuhkan tubuh penderita sehingga tidak bisa melakukan aktivitas normal seperti semula. Strok sendiri terjadi karena minimnya pasokan darah ke otak sehingga membuat beberapa saraf tubuh kita mati. Otak sendiri membutuhkan pasokan darah yang cukup untuk melakukan tugas dan fungsinya dalam menjadi motor utama organ tubuh kita. Jika fungsi dan kerja otak terganggu maka akan berakibat pada gangguan organ tubuh yang lain. Dalam artikel kali ini, kita akan membahas segala hal tentang gejala stroke ringan dan pencegahannya serta proses penyembuhan.

Tapi sebelum kita membahas semua hal yang berkaitan tentang penyakit stroke, mari kita berkenalan dengan jenis stroke berdasarkan pada penyebab terjadinya penyakit ini. Apa saja?

3 Jenis Penyakit Stroke dan Penyebabnya

3 Jenis Penyakit Stroke dan Penyebabnya

  • Stroke Iskemik

Ini merupakan kondisi dimana pembuluh daray yang menjadi suplai utama ke otak terhambat karena adanya pembekuan darah. Kasus ini sering terjadi pada penderita obesitas, dimana penumpukan lemak di dalam tubuh terbawa oleh darah dan menyumbat salah satu pembuluh darah yang mengarah ke otak. Jika lemak menyumbat pembuluh darah, maka akan terjadi gumpalan yang mengganggu aliran darah.

Kondisi tersebut bersifat embolik, yakni penyumbatan darah bisa terjadi di bagian lain dan berpindah ke otak. Salah satu cara terbaik untuk mengatasi stroke jenis iskemik adalah dengan menghancurkan gumpalan tersebut melalui pengobatan medis.

  • Stroke Hemoragik

Kondisi stroke hemoragik terjadi karena adanya pembuluh darah di bagian otak mengalami kebocoran ataupun pecah. Kasus ini sendiri hanya sedikit, tapi cukup membahayakan keselamatan pasien. Pembuluh darah pada otak bisa melemah hingga akhirnya pecah karena tekanan darah mengalir yang besar. Darah pun tumpah dan memenuhi area di sekitarnya. Hal tersebut berimbas pada terhambatnya jaringan otak.

Jika tidak segera diatasi oleh tim medis, pendarahan pada otak bisa berujung pada kematian atau fase koma yang panjang. Pasien pun harus mendapatkan perawatan intensif agar tidak terjadi kerusakan jaringan otak lain yang memperparah keadaan.

  • Stroke Ringan

Dalam istilah medis, penyakit ini disebut dengan Transient Ischemic Attact (TIA). Stroke ringan terjadi akibat kurangnya pasokan darah di sistem saraf kita. Biasanya terjadi dalam waktu singkat, kurang dari 24 jam dan terjadi hanya beberapa menit saja. Saat suplai darah ke otak sudah kembali normal, maka Anda bisa kembali menggerakan bagian tubuh seperti semula.

Cara mengobati penyakit stroke ringan bisa dilakukan dengan menghindari beberapa hal penyebab stroke dan mengadopsi gaya hidup sehat agar suplai darah ke otak tetap stabil. Tahap pencegahan juga berguna untuk mencegah terjadinya penyumbatan darah yang bisa menyebabkan stroke Iskemik.

Cara Menyembuhkan Penyakit Stroke Dengan Cepat

Sebelum mengetahui tentang cara penyembuhan penyakit stroke, ada baiknya jika Anda tahu ciri ciri orang stroke. Dengan mengetahui ciri dan gejala yang terjadi maka Anda bisa menentukan kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemeriksaan dengan dokter. Penanganan yang tepat bisa mengurangi resiko terjadinya hal yang lebih buruk terhadap kesehatan Anda.

Biasanya gejala dan ciri penyakit stroke datang secara tiba-tiba dan tidak memberikan clue apa-apa sebelumnya. Dalam 24 jam Anda bisa langsung mengalami sakit kepala mendadak serta hilangnya keseimbangan dan penglihatan yang menurun. Rasa lelah yang terus menerus juga bisa menjadi pertanda penyakit ini. Selain itu, Anda juga mulai merasa kesulitan untuk menggerakan beberapa anggota tubuh seperti bibir, tangan, atau bahkan sebagian tubuh Anda.

Proses penyembuhan penyakit stroke sendiri harus ditangani langsung oleh ahli saraf. Perawatan harus segera dilakukan dalam jangka waktu yang singkat setelah gejala awal mulai muncul atau saat Anda mulai kesulitan menggerakan beberapa bagian tubuh. Biasanya dokter akan memberikan obat jenis Coumadin dan Plavix untuk membantu mencairkan darah yang menggumpal dan menyumbat pada salah satu pembuluh darah kita. Pengobatan juga harus dilakukan berdasarkan sejarah medis penderita, seperti observasi terhadap tekanan darah, diabetes, kadar gula dan kolesterol dan lain sebagainya.

Jika penderita sudah tidak bisa menggerakan beberapa bagian tubuh, maka diperlukan terapi stroke khusus untuk melatih saraf dan otot sebagai cara mengobati stroke sebelah. Proses terapi pun memakan waktu yang cukup lama, tergantung dengan kondisi penderita selama masa pemulihan. Dengan demikian penderita bisa kembali melakukan gerakan secara normal.

Cara Mencegah Penyakit Stroke

Stroke merupakan penyakit yang berbahaya dan menyiksa. Pasalnya penderita sering mengalami kelumpuhan dan tetap hidup tanpa tahu kapan bisa disembuhkan. Kita harus mulai sadar bahwa stroke bisa menyerang siapa saja dan terjadi kapan saja, tidak perlu menunggu usia menua. Oleh karena itu, tindakan pencegahan perlu dilakukan agar kita terhindar dari penyakit berbahaya ini. Di bawah ini merupakan tips mencegah penyakit stroke yang efektif!

  1. Membatasi Garam dan Penyedap Masakan

Masakan yang asin memang terasa enak karena penuh bumbu. Tidak heran jika Anda kerap menambahkan garam untuk membuat masakan menjadi lebih gurih. Tapi tahukah Anda bahwa kadar natrium yang berlebihan tidak baik untuk tubuh kita? Ya, garam yang tidak larut secara sempurna bisa menciptakan kristal yang menumpuk pada pembuluh darah sehingga menciptakan plak. Plak tersebut bisa berkembang menjadi gumpalan yang menyumbat aliran darah kita.

  1. Awasi Kadar Kolesterol

Selain makanan yang asin, makanan yang berminyak juga terasa enak. Jika Anda ingin terhindar dari penyakit stroke, ada baiknya untuk mengurangi makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Kolesterol yang tidak dicerna oleh tubuh bisa menumpuk dan membuat kerja jantung semakin berat dalam memompa darah ke seluruh tubuh, termasuk otak kita!

  1. Ubah Gaya Hidup

Mengubah gaya hidup juga bisa membat kita terhindar dari penyakit stroke. Hentikan kebiasaan buruk seperti merokok, mengkonsumsi alcohol, serta makan berlebihan dan tidak memenuhi kebutuhan gizi tubuh. Penyakit stroke sering terjadi pada mereka yang tidak menerapkan gaya hidup sehat dan telah mengadopsi gaya hidup tersebut bertahun-tahun.

  1. Rajin Olahraga

Olahraga merupakan cara terbaik untuk menjaga jantung tetap sehat. Jika jantung sehat, maka suplai darah tetap normal dan terjaga. Olahraga juga bisa membantu mempercepat proses pembakaran lemak dan kalori yang berlebihan di dalam tubuh. Selain itu, olahraga secara rutin sebanyak 3 kali seminggu juga bisa menjaga kekuatan dan elastisitas otot.

Sudah saatnya kita untuk memulai gaya hidup sehat agar terhindar dari penyakit berbahaya seperti stroke. Sedangkan bagi Anda yang sudah terlanjur menderita karena stroke tidak perlu khawatir karena selama Anda mematuhi saran dari dokter spesialis Anda, maka penyakit stroke bisa dikendalikan. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar penyakit stroke tidak kambuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *