Penyebab Darah Tinggi dan Cara Mengatasi Hipertensi sebelum Terlambat

Darah Tinggi Bisa Terdeteksi dengan Cek Darah

Darah merupakan ‘alat transportasi’ yang berfungsi untuk menyebarkan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh sekaligus mengangkut zat berbahaya agar bisa dinetralkan oleh ginjal. Darah beredar di dalam tubuh kita karena mendapatkan tekanan oleh jantung. Tekanan darah tersebut bisa mengalami peningkatan dan penurunan tergantung aktivitas yang sedang kita lakukan. Seperti saat olahraga adrenaline yang terpacu membuat tekanan darah meningkat namun akan turun secara normal. Bukan olahraga saja, ada beberapa penyebab tekanan darah tinggi yang wajib kita ketahui. Terutama jika tekanan darah tinggi ini terjadi dalam arti lain, yakni ada sesuatu yang tidak beres dengan cara kerja jantung.

Data dari WHO sendiri menunjukkan bahwa penderita darah tinggi selalu meningkat setiap tahun. WHO juga memprediksi bahwa di tahun 2025 nanti, penderita hipertensi akan melonjak ke angka 29% secara global. Ini bukan berita baik karena banyak yang menyebut bahwa darah tinggi merupakan pembunuh diam-diam karena gejala yang samar dan sulit terdeteksi. Pengidap darah tinggi bisa meninggal secara mendadak jika penyakit ini mengalami komplikasi dengan penyakit lain di dalam tubuh kita. Melihat fakta tersebut, kita harus waspada dengan penyakit mematikan yang satu ini.

Tekanan Darah Normal Manusia

Dalam kondisi normal, tekanan darah manusia berada di angka 120/80 mmHG (milimeter merkuri). Kita bisa mengetahui tekanan darah kita dengan cara mengukurnya dengan alat tensi darah yang dioperasikan oleh praktisi kesehatan. Jika tekanan darah kita berada di bawah angka tersebut, maka kita bisa mengalami letih, lesu, dan tidak bergairah karena tekanan darah yang tinggi. Mengkonsumsi daging kambing sering dilakukan guna ‘menambah tekanan darah’. Tapi jika tekanan darah Anda berada di atas normal (kira-kira 140/90 mmHG), maka Anda bisa dianggap mengalami tekanan darah tinggi.

Tidak ada salahnya untuk melakukan cek tekanan darah secara rutin guna memantau kadar tekanan darah di dalam tubuh Anda. Cek darah bisa dilakukan di PMI atau di Puskesmas terdekat agar Anda bisa mencegah berbagai jenis penyakit yang berkaitan dengan darah tinggi.

Faktor Penyebab Tekanan Darah Tinggi

Dalam dunia medis dikenal dua jenis hipertensi; hipertensi primer dan sekunder. Hipertensi primer merupakan kondisi tekanan darah tinggi yang tidak diketahui penyebabnya secara pasti. Biasanya jenis ini terjadi karena ada masalah kesehatan yang lebih dulu terjadi seperti sakit ginjal, sedang hamil, kelainan bawaan pada pembuluh darah, ataupun penggunaan obat-obatan terlarang.

Sedangkan untuk jenis hipertensi sekunder merupakan kondisi tekanan darah tinggi yang disebabkan karena beberapa faktor di bawah ini, antara lain;

  1. Usia

Resiko untuk menderita tekanan darah tinggi meningkat seiring bertambahnya usia Anda. Secara umum, hipertensi bisa terjadi pada pria di usia 45 tahun sedangkan wanita kerap mengalami hipertensi saat usianya berada di atas 45 tahun.

  1. Obesitas

Berat badan yang berlebihan membuat kerja jantung semakin berat untuk memompa darah ke seluruh tubuh kita. Di sisi lain, obesitas juga bisa mengakibatkan nutrisi dan oksigen yang diedarkan ke seluruh tubuh meningkat. Dengan kebutuhan dan beban yang semakin besar, tekanan darah tinggi pun meningkat dan bisa menimbulkan masalah kesehatan di tubuh Anda.

  1. Keturunan

Perlu diketahui bahwa darah tinggi juga bisa terjadi karena keturunan. Jika salah satu orang tua Anda memiliki riwayat darah tinggi, maka ada kemungkinan Anda juga bisa memiliki penyakit ini.

  1. Minim Olahraga

Olahraga merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga kesehatan kita. Semakin sedikit aktivitas yang kita lakukan, semakin minim olahraga, maka semakin besar kemungkinan untuk menderita beberapa jenis penyakit berbahaya seperti darah tinggi. Jantung yang tidak mendapatkan latihan yang cukup justru harus bekerja keras untuk memompa darah.

  1. Terlalu Banyak Konsumsi Garam

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa garam merupakan salah satu penyebab darah tinggi. Garam mengandung kalium yang bisa meningkatkan natrium dalam darah. Jika zat tersebut terlalu banyak dan menumpuk, maka peredaran darah akan terganggu dan tekanan darah pun meningkat.

  1. Rokok

Baik perokok aktif maupun perokok pasif bisa terkena dampak berbahaya dari zat yang terbakar di dalam rokok. Kandungan zat pada rokok bisa mempersempit pembuluh darah sehingga laju darah terhambat. Alhasil, jantung harus memberikan tekanan lebih besar saat memompa darah ke seluruh tubuh.

Keenam penyebab tekanan darah tinggi tersebut harus dihindari bagi Anda yang sudah terlanjur memiliki tekanan darah di atas normal. Sebelum penyakit ini menyerang secara diam-diam dan mengancam nyawa Anda, ada baiknya untuk mengetahui tanda dan gejala hipertensi.

Darah Tinggi Berbahaya Bagi Kesehatan

Ciri-Ciri dan Gejala Tekanan Darah Tinggi

  1. Mimisan

Salah satu tanda bahwa Anda memiliki hipertensi adalah terjadi mimisan. Ini memang hanya tahap awal, namun jika tiba-tiba Anda mimisan dan sulit untuk dihentikan, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter dan melakukan cek tekanan darah.

  1. Sakit Kepala

Masih ingat tekanan darah normal? Saat tekanan darah berada di atas titik normal, maka penderitanya akan mengalami sakit kepala. Tapi kondisi ini tidak selalu terjadi oleh penderita yang mengalami hipertensi ringan.

  1. Mual dan Muntah

Tanda lain yang terjadi saat tekanan darah di atas normal adalah rasa mual dan muntah. Meski gejala ini juga bisa dikaitkan dengan masalah pencernaan, namun ada satu perbedaan yang bisa digunakan untuk memastikan penyebabnya. Jika rasa mual dibarengi dengan pandangan yang kabur dan nafas yang tersengal-sengal, maka ada kemungkinan bahwa Anda mengalami hipertensi.

  1. Muncul Titik Darah pada Mata

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan pembekuan darah pada mata. Jika ini terjadi, ada bercak seperti gumpalan darah di salah satu mata kita. Sebelum memutuskan untuk datang ke dokter mata, ada baiknya untuk melihat tekanan darah Anda lebih dulu karena ada kemungkinan hal tersebut terjadi karena hipertensi.

  1. Mati Rasa di Bagian Tubuh Tertentu

Rasa kesemutan merupakan gejala awal dari stroke yang juga disebabkan karena tekanan darah yang meningkat. Jika tidak segera ditangani oleh dokter, tekanan darah tinggi bisa merusak beberapa sistem saraf dan menyebabkan mati rasa hingga kelumpuhan di salah satu anggota tubuh kita.

Baca juga : Tips Mengatasi Insomnia dengan Cara yang Alami dan Efektif

Cara Mengatasi Darah Tinggi

Setelah mengetahui bagaimana resiko dan juga faktor yang menyebabkan hipertensi, ada baiknya kita memulai hidup sehat dengan melakukan beebrapa cara mengatasi darah tinggi. Salah satu hal yang harus dilakukan adalah dengan berolahraga dengan teratur. Selain itu Anda juga harus mengganti pola makan dengan mengurangi garam pada masakan. Hentikan pula kebiasaan merokok atau mengkonsumsi minuman beralkohol. Jika perlu, turunkan berat badan agar tubuh tetap ideal.

Sebagai penutup, tekanan darah tinggi merupakan salah satu jenis penyakit berbahaya yang mematikan. Mengubah sedikit gaya hidup bisa menyelamatkan Anda dari penyakit mematikan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *