Penyebab Mimisan dan Tips Menghentikan Mimisan yang Benar

Penyebab Mimisan dan Tips Menghentikan Mimisan yang Benar

Dalam setiap kehidupan manusia, setiap orang setidaknya pernah mengalami mimisan. Ini merupakan sebuah kondisi dimana hidung mengeluarkan darah akibat sesuatu, baik pecahnya pembuluh darah akibat benturan keras benda asing ataupun pertanda suatu penyakit tertentu. Pendarahan tersebut bisa terjadi pada salah satu lubang hidung atau keduanya. Durasi mimisan sendiri berbeda-beda, ada yang terjadi hanya dalam hitungan detik dan pada beberapa kasus lain ditemukan bahwa mimisan terjadi selama lebih dari 10 menit. Terlepas dari apa yang menjadi penyebab, kita harus mengetahui bahaya mimisan agar bisa mengantisipasi kemungkinan terburuk yang mungkin saja terjadi.

4 Jenis Penyakit Penyebab Mimisan

Mimisan juga bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang tidak beres dengan kesehatan kita. Kondisi ini bisa terjadi saat seseorang sering mengalami mimisan dengan frekuensi yang cukup tinggi dan durasi mimisan lebih dari 10 menit setiap kali terjadi. Beberapa penyakit penyebab mimisan, antara lain:

  1. Darah Tinggi

Mimisan memang bukan menjadi tanda dari penyakit darah tinggi. Tapi saat mimisan terjadi dalam durasi yang cukup lama, hal tersebut bisa menjadi indikasi bahwa seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Penyakit ini bisa memperpanjang durasi pendarahan dan bahkan memperburuk keadaan pasien.

  1. Leukimia

Leukimia merupakan sebuah kondisi dimana tubuh tidak bisa memproduksi sel darah putih dalam batas normal sehingga tubuh rentan terhadap serangan penyakit. Darah putih bertugas untuk melawan infeksi di dalam tubuh. Jadi jika tubuh kekurangan sel darah putih, maka kondisi tubuh akan lemah dan sulit sembuh jika terserang suatu penyakit. Mimisan yang menjadi pertanda penyakit leukimia biasanya terjadi secara terus menerus. Bahkan meski pendarahannya tidak begitu berat, mimisan akan sulit untuk dihentikan.

  1. Kanker Nasofaring

Nasifaring merupakan bagian pada tenggorokan atas yang berada di belakang hidung manusia. Jika area tersebut terinfeksi sel kanker, maka jaringan lapisan hidung akan terkena imbasnya. Penderita kanker nasofaring biasanya akan mengalami mimisan terus menerus yang kerap keluar bercampur dengan ingus dan hanya terjadi di salah satu lubang hidung saja. Sayangnya, jenis kanker yang satu ini sulit dikenali seperti kasus kanker di bagian lain. Dibutuhkan observasi khusus untuk mendeteksi sel kanker yang menyerang bagian ini.

  1. Limfoma Abnormal

Penyakit ini mirip dengan leukimia, yakni ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi sel darah putih untuk melawan infeksi. Sebagai akibatnya, sistem kekebalan tubuh akan menurun dan tubuh rentan terhadap penyakit. Limfoma juga dikenal dengan kelenjar getah bening. Sehingga penderita yang mengalami peradangan pada kelenjar getah bening biasanya juga mengalami mimisan.

Penyebab Mimisan yang Paling Umum

Selain menjadi pertanda akan suatu penyakit tertentu, penyebab mimisan tiba tiba juga bisa dibedakan berdasarkan dengan jenisnya. Berikut ulasan lengkap tentang penyebab mimisan yang tiba-tiba terjadi.

  • Mimisan Anterior

Ini merupakan golongan yang paling umum dan sering terjadi pada anak kecil berusia 2 hingga 10 tahun. Biasanya disebabkan oleh kuku yang tajam digunakan untuk mengupil sehingga melukai bagian dalam lubang hidung, hidung yang tersumbat akibat gejala flu, sinusitis, ataupun alergi. Ini merupakan jenis mimisan yang tidak berbahaya dan bisa berhenti dengan sendirinya.

  • Mimisan Posterior

Mimisan yang sering terjadi pada orang dewasa ini biasanya lebih parah dan butuh penanganan khusus. Penyebabnya bervariasi, mulai dari trauma pada hidung, tekanan darah tinggi, akibat dari penggunaan obat pengencer darah, hingga adanya tumor pada rongga hidung.

  • Udara yang Kering

Siapa sangka jika kondisi udara yang terlalu kering juga bisa menjadi penyebab mimisan? Ya, kondisi ini terjadi saat musim dingin dimana suhu dan kelembapan turun secara tiba-tiba. Perubahan tersebut membuat tubuh lambat beradaptasi saat Anda berada di luar dan di dalam ruangan. Jika terjadi mimisan secara tiba-tiba, maka Anda tidak perlu khawatir.

Mimisan Pada Anak dan Ibu Hamil

Pada kasus anak kecil, mimisan bisa saja terjadi akibat mengorek lubang hidung terlalu keras. Pendarahan bisa berhenti dengan sendirinya sehingga Anda tidak perlu panik jika anak mimisan tiba-tiba. Benturan benda tajam juga bisa merusak jaringan lunak lubang hidung sehingga mengalami pendarahan. Sedangkan pada kasus ibu hamil, mimisan bisa saja terjadi sebagai akibat perubahan hormone di dalam tubuh wanita. Alergi yang disebabkan oleh banyak hal, atau penyakit sinus bawaan juga bisa menjadi penyebab mimisan. Faktor kelelahan juga bisa membuat anak maupun ibu hamil mengalami masalah ini.

Cara Mengatasi Mimisan

Saat mimisan terjadi, terutama pada anak kecil, biasanya kita langsung panik dan takut bahwa hal buruk akan segera terjadi. Sebenarnya Anda justru harus tetap tenang ketika anak mengalami mimisan karena rasa panik justru akan memperkeruh suasana. Perhatikan apa yang harus dilakukan saat anak mimisan!

  • Posisi Tegak dan Codong ke Depan

Jangan biarkan anak berbaring karena darah justru akan menyumbat pernafasan. Ajak anak untuk duduk atau berdiri tegak agar darah mengalir keluar dengan lancar. Sambil duduk atau berdiri tegak, condongkan wajah ke depan dan menghadap ke tanah. Cara ini membantu anak tetap bernafas dengan lancar saat mimisan.

  • Bersihkan Darah

Bersihkan darah dengan lap dan air agar tidak mengucur atau masuk ke mulut yang justru bisa memicu muntah.

  • Hentikan Pendarahan

Tekan bagian hidung yang mimisan guna menghentikan pendarahan. Kompres dengan air dingin di bagian luar hidung dan bernafas secara teratur menggunakan mulut.

Langkah tersebut akan membantu Anda dalam menghentikan mimisan dengan cepat dan efektif. Jika mimisan terjadi lebih dari 10 menit dan darah terus mengalir, segera hubungi dokter!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *