Penyebab Penyakit Hepatitis, Jenis Hepatitis, dan Gejala Awal Hepatitis

Hati merupakan salah satu organ tubuh manusia yang memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Organ yang juga dikenal dengan sebutan Liver ini adalah organ yang paling besar di dalam tubuh kita. Beratnya mencapai 1,5 kilogram dan posisinya ada di bagian kanan atas perut, tepatnya di bawah rongga tulang rusuk. Fungsi utamanya adalah membuang racun yang ada di dalam tubuh kita. Jika fungsi hati terganggu, maka muncul penyakit hepatitis yang bisa menyebabkan penurunan fungsi hati. Penderita pun bisa mengalami salah satu dari beberapa jenis penyakit hepatitis yang dikenal. Oleh karena itu, sudah seharusnya jika kita mengetahui penyebab dan cara mengobati penyakit hepatitis. Mengetahui penyebab akan membantu kita menjaga fungsi hati sedangkan pengobatan perlu dilakukan jika kita sudah terkena penyakit ini.

Penyakit hepatitis sendiri merupakan salah satu jenis masalah kesehatan yang cukup berbahaya. Bahkan dalam kondisi tertentu, penyakit hepatitis bisa berubah menjadi kanker hati yang memiliki kemungkinan kecil untuk sembuh. Sayangnya, banyak orang yang belum mengetahui apa penyebab penyakit ini sehingga tidak tahu bagaimana cara menghindarinya. Selain itu, beberapa jenis penyakit hepatitis juga tidak menimbulkan gejala khusus sehingga penderita baru sadar ketika kondisi tersebut sudah berkembang cukup parah. Untuk mengetahui lebih banyak tentang penyakit hepatitis, kami telah merangkum beberapa informasi penting terkait masalah ini.

Hepatitis Terjadi Akibat Virus dan Gaya Hidup Buruk

Penyebab Penyakit Hepatitis

Gaya hidup yang tidak seimbang merupakan salah satu pemicu utama terjadinya penyakit hepatitis. Meski demikian, secara medis penyakit hepatitis dibedakan menjadi dua kelompok tergantung penyebabnya. Hepatitis sendiri bisa terjadi akibat adanya infeksi virus. Ada juga yang terkena penyakit ini tapi tidak disebabkan oleh virus. Berikut informasi lengkap tentang perbedaan keduanya.

  1. Hepatitis Virus

Sesuai dengan namanya, penyakit hepatitis ini disebabkan oleh virus yang menjangkit tubuh penderita. Biasanya penyebaran infeksi terjadi akibat penggunaan jarum suntik yang sudah terkontaminasi oleh virus penyebab hepatitis. Melakuka hubungan seksual dengan penderita hepatitis ternyata juga bisa menjadi pemicu munculnya penyakit ini. Bahkan praktisi kesehatan yang berdekatan dengan pasien hepatitis juga berpotensi tertular virus hepatitis.

  1. Hepatitis Non-Virus dan Autoimun

Gaya hidup yang tidak sehat merupakan penyebab penyakit ini. Misalnya, mereka yang kecanduan alkohol memiliki resiko yang lebih tinggi menderita hepatitis karena alkohol bisa merusak hati. Sedangkan pada kasus hepatitis autoimun biasanya terjadi karena sistem kekebalan tubuh justru menyerang hati kita sehingga menyebabkan terjadinya penurunan fungsi hati.

Jadi meski Anda tidak pernah melakukan kontak langsung dengan penderita hepatitis, tapi jika Anda memiliki gaya hidup yang tidak sehat maka Anda masih bisa berpotensi untuk terserang penyakit ini. Sedangkan penyakit hepatitis autoimun kasusnya jarang terjadi di Indonesia dan merupakan jenis yang cukup langka.

Jenis Penyakit Hepatitis

Penyakit hepatitis sendiri diklasifikasikan menjadi beberapa jenis. Praktisi kesehatan pun memiliki kode dari A hingga E untuk membedakan jenis penyakit hepatitis.

  • Hepatitis A

Penyakit ini disebabkan karena virus hepatitis A atau HAV. Biasanya ditularkan melalui makanan, minuman, atupun bahkan feses dari penderita Hepatitis A. Intinya, lingkungan yang kumuh bisa memperbesar resiko penyakit ini.

  • Hepatitis B

Penyakit ini disebabkan virus hepatitis B atau HBV. Biasanya ditularkan melalui cairan tubuh melalui aktivitas seksual seperti air mani atau cairan vagina. Selain itu, darah penderita hepatitis B juga bisa menularkan virus ini kepada orang lain.

  • Hepatitis C

Penyakit ini disebabkan virus hepatitis C atau HCV. Penularannya mirip dengan virus hepatitis B, yakni melalui cairan tubuh.

  • Hepatitis D

Ini merupakan jenis penyakit yang jarang terjadi tapi bersifat serius dan berbahaya. Virus hepatitis D atau HDV tidak bisa berkembang biak di tubuh kita tanpa didahului oleh virus hepatitis B. Dengan kata lain, penderita hepatitis B berpotensi mengalami ‘kenaikan pangkat’ dan terkena masalah yang lebih serius.

  • Hepatitis E

Virus yang mengendap pada sumber air yang tidak sehat menjadi penyakit ini. Biasanya terjadi di lingkungan yang kumuh dan tidak memiliki sistem sanitasi yang baik dan banyak air yang kotor.

Perlu diketahui juga bahwa penyakit hepatitis jenis B dan C juga bisa terjadi pada bayi jika sang ibu sudah terkena penyakit ini pada masa kehamilan. Diupayakan ibu hamil bisa menjaga kesehatannya agar tidak terkena penyakit ini dan menularkan pada sang buah hati.

Tanda dan Gejala Penyakit Hepatitis

Setelah mengetahui beberapa jenis penyakit hepatitis dan bagaimana proses penularan penyakit ini, mari kita mengetahui tanda dan gejala penyakit hepatitis agar Anda bisa mengenali dan mengatasinya sejak dini.

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, penyakit ini biasanya tidak memunculkan gejala tertentu. Biasanya gejala awal penyakit hepatitis disepelekan oleh penderitanya karena hanya terjadi demam, mual, nyeri pada rongga perut, serta kehilangan nafsu makan. Gejala tersebut terjadi dan sering tidak dianggap serius sehingga masalah baru diketahui setelah mendapatkan penanganan medis dari dokter.

Untuk mengetahui ciri hepatitis sendiri biasanya dilakukan tes antibodi terhadap virus ini. Tes ini akan membantu dalam menentukan jenis virus yang menjangkit tubuh penderita. Biasanya tubuh akan membentuk antibodi spesifik untuk menyerang virus yang mulai menggerogoti hati kita. Selain itu, penderita juga bisa melakukan tes fungsi hati dengan mengambil sampel dari pasien guna mengetahui kinerja dan fungsi hati. Enzim yang terkandung dalam darah akan diukur guna melihat kerusakan hati yang mungkin terjadi.

Segera lakukan pemeriksaan lanjutan jika gejala ringan yang muncul tidak menunjukkan tanda membaik setelah satu minggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *