Penyebab Radang Tenggorokan dan Tips Mengobati dengan Cara Alami

Radang Tenggorokan Bukan Penyakit Berbahaya

Ada banyak jenis gangguan tenggorokan yang sering mengganggu kesehatan. Salah satu masalah yang paling sering terjadi adalah radang di bagian tenggorokan atau yang biasa disebut dengan faringitis. Dalam istilah yang lebih populer, masalah ini juga sering disebut dengan panas dalam. Biasanya masalah ini muncul di rongga tenggorokan bagian belakang bawah, tepatnya di bagian leher. Rasa tidak nyaman yang muncul dan sering dialami oleh penderitanya berupa gejala radang tenggorokan seperti rasa sakit untuk menelan, perasaan seperti terbakar, dan bau mulut yang tidak sedap. Meski tidak berbahaya bagi kesehatan, tapi masalah ini cukup mengganggu dan membuat risih penderitanya.

Biasanya ciri ciri penyakit radang tenggorokan yang juga sering terjadi berupa flu dan demam. Ada peningkatan suhu tubuh yang kerap membuat penderitanya merasa tidak enak badan. Sejauh ini, tidak ada masalah serius yang diakibatkan oleh radang tenggorokan. Namun sayangnya, masalah ini bisa terjadi pada siapa saja. Bahkan anak-anak yang berusia 5 hingga 15 tahun juga memiliki resiko yang sangat tinggi untuk mengalami gangguan pada tenggorokan. Pada kasus anak-anak, radang tenggorokan akan menyerang saat sistem kekebalan sang anak sedang menurun. Faktor cuaca juga bisa menjadi penyebab radang tenggorokan pada anak. Bakteri dan virus yang terbawa di musim pancaroba dan polusi udara bisa menular pada anak yang memiliki kekebalan tubuh lemah.

Penyebab Radang Tenggorokan (Faringitis)

Selain beberapa faktor di atas, ada beberapa penyebab radang tenggorokan yang paling umum. Berikut ulasan lengkapnya!

  • Alergi

Anak yang memiliki alergi tertentu bisa mengalami radang tenggorokan. Biasanya mereka yang alergi pada bulu binatang, serbuk sari, debu, dan jamur rentan mengalami radang tenggorokan. Pada kasus alergi, biasanya post nasal drip menjadi faktor utama karena rongga yang menjadi perantara sinus dan tenggorokan mampet. Alhasil, penderita akan mengalami rasa gatal dan sakit di bagian tenggorokan.

  • Udara

Ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang buruk bisa membuat pengap. Selain itu, suhu ruangan juga bisa membawa virus yang menyebabkan gatal pada tenggorokan. Sedangkan bagi mereka yang sedang mengalami flu sehingga sulit untuk bernafas secara normal, bernafas menggunakan mulut meningkatkan resiko terkena radang tenggorokan karena udara yang masuk tidak disaring oleh bulu hidung.

  • Bahan Kimia

Mereka yang sering terpapar bahan kimia dengan bau yang sangat menyengat bisa mengalami radang tenggorokan. Tak hanya bahan kimia pabrik saja, asap rokok pun kerap menyebabkan masalah pada tenggorokan dan gangguan pernafasan lain.

  • GERD

Gastrosaphegeal Reflux atau yang sering disebut GERD adalah kondisi nyeri pada ulu hati akibat naiknya asam lambung ke rongga kerongkongan. Asam lambung membuat tenggorokan seperti terbakar, panas, dan nyeri pada ulu hati. Dengan kata lain, mereka yang memiliki riwayat penyakit asam lambung memiliki potensi untuk terkena radang tenggorokan lebih besar. Apalagi saat asam lambung sedang kumat.

  • Infeksi HIV

HIV sebenarnya bukan sebuah penyakit spesifik, melainkan hanya menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Namun sayangnya HIV menjadi gerbang pintu masuk penyakit lain, termasuk radang tenggorokan. Pada saat penderita HIV mengalami radang tenggorokan, masalah ini bisa menjadi pemicu masalah infeksi lain di tenggorokan.

  • Tumor

Mutasi sel kanker yang terjadi di tenggorokan, bagian belakang lidah, atau pada laring juga bisa memicu terjadinya radang. Meski ini merupakan kasus yang langka, namun munculnya tumor di tenggorokan bisa sangat berbahaya karena bisa mengancam keselamatan jiwa.

Dengan mengetahui faktor apa saja yang bisa menjadi penyebab faringitis, setidaknya kita bisa melakukan tindakan pencegahan agar radang tenggorokan tidak menjadi titik awal gangguan kesehatan lanjut yang berbahaya.

Radang Tenggorokan Bisa Diobati secara Alami

Obat Alami Radang Tenggorokan

Jika saat ini Anda sedang menderita radang tenggorokan, maka Anda tidak perlu khawatir jika tidak muncul gejala lain yang memperparah kondisi kesehatan. Sejatinya, radang tenggorokan tidak membutuhkan perlakuan khusus selama tidak disertai tanda lain. Bahkan radang akan hilang sendirinya setelah dua atau tiga hari, setelah sistem imun tubuh kita kembali normal.

Namun jika Anda sudah tidak nyaman dengan kondisi radang tenggorokan, ada beberapa obat alami radang tenggorokan yang bisa dicoba di rumah. Meski tidak mengobati radang tenggorokan secara instan, tapi cara di bawah ini terbukti ampuh meringankan nyeri dan rasa gatal di tenggorokan.

  1. Kumur dengan Air Garam

Percaya atau tidak, berkumur dengan air garam selama beberapa detik bisa menghilangkan rasa sakit pada tenggorokan dengan cepat. Kandungan nutrisi pada garam bisa membunuh bakteri pada luka yang terjadi di dalam tubuh. Bahkan air garam disebut sebagai salah satu antiseptik alami yang manjur mengatasi masalah kesehatan gigi, gusi, dan mulut.

Anda hanya perlu menyiapkan segelas air hangat, lalu menambah setengah sendok teh garam ke dalam gelas. Aduk hingga larut dan gunakan untuk kumur. Selesai kumur, biarkan dulu hingga rasa sakit pada tenggorokan mereda.

  1. Minum Air Putih Hangat

Jika selama ini Anda sering mengkonsumsi teh, kopi, ataupun minuman rasa lain, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut selama radang tenggorokan. Ganti dengan rajin mengkonsumsi air putih hangat yang akan melegakan tenggorokan.

Minuman yang mengandung rasa justru bisa memperparah rasa sakit di tenggorokan karena zat perasa pada minuman tersebut bisa ‘tersangkut’ di tenggorokan dan menimbulkan rasa tidak nyaman.

  1. Air Perasan Lemon

Jika Anda tidak tahan dengan rasa asin yang dihasilkan oleh air garam, maka Anda bisa mencoba dengan rajin berkumur dengan air perasan lemon. Kandungan astringent pada lemon bisa membantu mengempiskan pembengkakan pada lapisan tenggorokan sekaligus mematikan bakteri penyebab iritasi.

Anda bisa membuat air perasan lemon sendiri dengan air hangat. Gunakan untuk kumur di pagi hari setelah bangun tidur dan ulangi lagi sebelum tidur.

Baca juga : Pertolongan Pertama Saat Digigit Tomcat dan Perawatan Bekas Luka

  1. Wedang Kayu Manis

Untuk membantu meringankan demam dan rasa nyeri di tenggorokan, Anda bisa membuat minuman hangat dari campuran kayu manis dan madu. Posisi madu bisa digantikan dengan rempah lain seperti kunyit atau bahkan perasan lemon. Kayu manis dikenal memiliki sifat anti mikroba yang menghambat tumbuhnya bakteri.

Anda bisa menyeduh kayu manis dengan air panas. Campurkan madu atau pilihan lain ke dalam gelas. Minum secara perlahan selagi masih panas untuk menghangatkan tenggorokan. Aroma dari wedang kayu manis juga bisa melegakan pernafasan.

Jika pengobatan alami radang tenggorokan yang dilakukan di rumah tak kunjung membuahkan hasil, maka Anda bisa membeli obat radang tenggorokan di apotek yang dijual bebas tanpa perlu menyertakan resep dari dokter. Namun jika radang tenggorokan belum juga sembuh setelah menjalani beberapa perawatan, kami sarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter agar mendapatkan hasil observasi yang akurat dan jelas. Pemeriksaan dokter akan mempercepat penyembuhan radang tenggorokan sekaligus mengetahui penyebab munculnya masalah ini sehingga Anda bisa mengantisipasinya di kemudian hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *