Penyebab Sakit Perut Setelah Makan

perut perih setelah makan

Sakit serta ketidaknyamanan pada perut setelah makan memiliki beberapa penyebab, ketika perut sakit setelah makan namun rasa sakit itu langsung hilang, ini biasanya disebabkan oleh makan yang terlalu banyak. Sakit perut ringan yang dirasakan biasanya bukan suatu kondisi kesehatan yang serius, sehingga dapat sembuh dalam waktu yang singkat. Namun jika terjadi gejala lain serta rasa sakit yang tak kunjung hilang selama beberapa waktu, hal ini bisa diakibatkan oleh kondisi medis tertentu.

sakit perut yang dirasakan bisa berbeda-beda gejalanya, mulai dari perut terasa sesak, kram, perut terasa panas ataupun merasa kenyang yang tidak nyaman. Sakit perut ini dipicu oleh beberapa penyebab lain.

Pemicu Sakit Perut Setelah makan

  • Gangguan Pencernaan

Gangguan pencernaan ini bisa terjadi setelah seseorang mengkonsumsi makanan atau minuman, gangguan pencernaan ini ditandai dengan perut kembung dan sakit. Beberapa makanan yang dapat memicu terjadinya gangguan pencernaan seperti makanan yang banyak mengandung lemak, kafein, tinggi gula serta alkohol.

  • Sembelit

Sembelit terjadi ketika tinja terlalu lambat melalui saluran pencernaan. Jika sembelit ini sudah dalam tahap kronis maka akan mengalami kesulitan untuk buang air besar hingga beberapa hari, bahkan beberapa minggu.

  • Intoleransi Makanan

Intoleransi makanan terjadi ketika sistem pencernaan tubuh tidak menerima makanan yang anda konsumsi. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh tidak merespons. Akibatnya lambung akan teriritasi oleh makanan dan tubuh tidak dapat mencerna makanan tersebut dengan baik. Sebagai contoh, beberapa orang mengalami intoleransi terhadap laktosa, hal ini membuat seseorang mengalami sakit perut ketika mereka mengkonsumsi produk susu.

  • Makan Terlalu Banyak

Terlalu banyak makan juga bisa menjadi penyebab perut menjadi sakit, dengan itu pastikan untuk makan secukupnya sesuai porsi yang telah ditentukan.

  • Konsumsi Makanan Pedas

Cabai mengandung capsaicin, zat capsaicin membuat perut menjadi panas bahkan terasa seperti terbakar, dengan mengkonsumsi cabai yang terlalu banyak dapat membuat tubuh menjadi teriritasi.

  • Kembung

Mungkin ada dari anda yang pernah merasakan seperti ada angin yang terperangkap dalam perut, hal ini biasanya menimbulkan rasa sakit serta tidak nyaman pada bagian perut. Selain itu juga membuat perut menjadi meregang. Beberapa jenis makanan dan minuman yang dapat pemicu terjadinya kembung ini diantaranya seperti kacang polong, bawang, kubis dan brokoli.

  • Keracunan Makanan

Sakit perut juga menjadi gejala umum dari keracunan makanan, namun keracunan makanan ini juga disertai dengan gejala lain seperti mual, muntah, diare, badan terasa lemas, dan suhu badan naik. Gejala dari keracunan makanan ini dapat muncul sesaat setelah makan atau baru akan muncul setelah beberapa hari setelah mengkonsumsi makanan tersebut.

Baca juga : Cara Menghilangkan Minyak Berlebih di Wajah Secara Alami dan Cepat

  • Radang Perut

Gastritis atau radang perut membuat lapisan lambung menjadi meradang. Radang perut ini juga akan membuat perut menjadi sakit, muntah, hingga munculnya gangguan pencernaan lain. Gastritis ringan dapat dicegah dengan mengubah pola makan sehari-hari serta dengan mengurangi asupan makanan yang mengandung asam.

  • Kelebihan Berat Badan

Seseorang yang memiliki kelebihan berat badan akan meningkatkan resiko mulas dan maag, untuk itu sebaiknya anda menjaga atau membantu menurunkan berat badan agar terhindar dari sakit perut yang muncul setelah makan.

Selanjutnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah sakit perut setelah makan. Diantaranya seperti kontrol porsi makan, hindari jenis makanan yang akan menimbulkan masalah atau sakit perut, perbanyaklah konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur, minum banyak air dan hindari untuk mengkonsumsi kafein dan alkohol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *