Tahapan Pubertas yang Perlu Diketahui

masa pubertas dipengaruhi oleh hormon peran hormon tersebut adalah

Pubertas merupakan masa yang akan dialami oleh setiap orang, pada masa ini tubuh anak akan mulai berkembang dan berubah menuju dewasa, hal ini perlu anda ketahui sebagai orang tua agar anda dapat membantu anak anda untuk dapat melalui setiap tahapannya dengan baik.

Setiap orang memiliki masa pubertas di usia yang berbeda-beda, namun pubertas ini biasanya terjadi pada anak usia 8 hingga 12 tahun. Perkembangan yang terjadi ketika pubertas meliputi ukuran, bentuk, komposisi, serta sistem dan struktur tubuh internal. Selain itu perubahan secara sosial dan psikologis juga akan terjadi. Pertama sinyal hormon dari otak akan memberitahu tubuh bahwa sudah saatnya pubertas, lalu sinyal akan pergi ke ovarium pada wanita dan pergi ke testis pada laki-laki. Sebagai tanggapannya, ovarium dan testis akan menghasilkan sejumlah hormon yang akan merangsang pertumbuhan dan perubahan di berbagai bagian tubuh. Diantaranya organ reproduksi, payudara, kulit, otot, tulang hingga rambut.

Masa Pubertas Dibagi Dalam Beberapa Tahap

Tahap satu, tahap ini menggambarkan penampilan anak sebelum tanda fisik pubertas muncul. Menjelang akhir tahap satu, otak baru mengirim sinyal ke tubuh untuk bersiap menghadapi perubahan. Sinyal awal ini muncul ketika anak menginjak usia 8 tahun bagi perempuan dan 9 sampai 10 tahun bagi anak laki-laki, anak perempuan memang lebih awal 1 hingga 2 tahun dalam masa pubertasnya. Namun masa pubertas anak perempuan juga akan selesai lebih cepat.

Tahap Dua. Tahap ini menjadi awal perkembangan fisik untuk wanita, tahap ini dimulai sejak usia 9 hingga 11 tahun. Tahap pertama dari tanda ini yaitu payudara akan mulai tumbuh, area yang lebih gelap pada payudara atau aerola juga akan lebih mengembang, selain itu rahim juga akan membesar, selanjutnya rambut kemaluan juga akan mulai tumbuh. Untuk tahap dua bagi laki–laki, pubertas biasanya dimulai sejak usia 11 tahun dan ini ditandai dengan testis serta kulit di sekitar testis atau skrotum mulai bertambah besar seperti pada perempuan, rambut kemaluan juga mulai tumbuh.

tahap tiga. Pada tahap ini perubahan fisik menjadi lebih jelas. Pada wanita, rambut kemaluan menjadi lebih tebal, rambut dibawah ketiak juga akan mulai tumbuh, dan tanda-tanda jerawat juga akan mulai muncul pada bagian wajah hingga punggung. Untuk anak laki–laki, tahap 3 ini akan mulai terjadi pada usia 13 tahun, dan perubahan yang terjadi diantaranya penis bertambah panjang dan testis juga akan berkembang lebih besar, anak laki-laki juga akan mulai mimpi basah, selain itu suara juga akan mulai berubah, otot akan menjadi lebih besar, dan pertumbuhan tinggi juga akan meningkat.

Tahap 4. Untuk anak perempuan, tahap 4 ini dimulai sejak usia 13 tahun, payudara akan mulai terbentuk lebih penuh, pada tahap ini juga banyak wanita yang akan mengalami menstruasi pertamanya. Namun kemungkinan menstruasi juga terjadi sebelum atau setelah usia ini. Bagi anak laki–laki, tahap 4 ini akan terjadi pada usia 14 tahun, perubahan yang akan terjadi meliputi testis, penis, skrotum terus bertambah besar dan skrotum juga akan lebih gelap warnanya, rambut ketiak akan mulai tumbuh, suara yang lebih dalam menjadi permanen, dan jerawat juga mungkin akan muncul.

Baca juga : Obat Sakit Gigi Alami yang Ampuh di Apotek

Tahap 5. Ini merupakan fase terakhir yang menandai akhir dari kematangan fisik. Bagi wanita, payudara akan mencapai perkiraan ukuran dewasa, namun perlu diketahui bahwa pertumbuhan payudara akan terus membesar hingga usia 18 tahun, periode menstruasi juga akan semakin teratur, organ reproduksi dan alat kelamin juga akan berkembang sepenuhnya, pinggul, bokong dan paha juga akan terbentuk. Bagi anak laki – laki, tahap 5 mulai terjadi pada usia 15 tahun, perubahan ini meliputi penis, testis dan skrotum akan mencapai ukuran dewasa, rambut di area wajah juga akan mulai tumbuh, pertumbuhan tinggi akan melambat, namun otot masih akan tumbuh pada masa pubertas, kulit juga akan menjadi berminyak dan keringat menjadi lebih banyak keluar. Hal ini terjadi karena kelenjar minyak dan keringat mulai tumbuh, selanjutnya emosi juga akan berubah dan juga adanya perubahan suasana hati. Hal tersebut terjadi akibat hormon dalam tubuh yang meningkat, namun hal ini juga bisa terjadi karena mungkin sulit menerima perubahan fisik.

Masa pubertas bisa menjadi masa yang sulit bagi anak–anak, mereka menghadapi perubahan dalam tubuh mereka misalnya jerawat hingga bau badan, baik anak laki-laki atau anak perempuan akan membutuhkan dukungan pada masa ini. Anggota keluarga dapat memberikan pengertian atau penjelasan terhadap perubahan yang sedang dialami oleh si anak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *