Tanda Tanda Akan Melahirkan Dalam Waktu Dekat dan Tips Menjelang Persalinan

Tanda Tanda Melahirkan Semakin Dekat

Menginjak trisemester terakhir, ibu hamil memiliki perasaan campur aduk yang sulit untuk dideskripsikan. Selain senang karena akan segera bertemu dengan sang buah hati, perasaan khawatir juga sering dirasakan saat akan berhadapan dengan proses persalinan. Ini merupakan sebuah hal yang wajar karena setiap wanita yang akan melahirkan merasakan hal yang sama. Fokus saja pada hal-hal yang menyenangkan agar proses melahirkan berjalan dengan lancar. Selain itu, ibu juga harus mengetahui tanda tanda akan melahirkan dalam waktu dekat agar bisa mempersiapkan semua hal yang diperlukan.

Tak hanya sang ibu, calon ayah juga harus mengerti ciri ciri orang melahirkan anak pertama agar bisa menenangkan pikiran ibu, meringankan rasa sakitnya, dan juga menjadi suami siaga yang siap mengantarkan kapan saja. Oleh karena itu, kenali beberapa tanda wanita akan melahirkan yang sering terjadi di bawah ini!

  1. Posisi Perut Menurun

Jika biasanya perut ibu hamil menonjol ke depan pada trisemester pertama dan trisemester kedua, posisi perut biasanya akan turun seiring bertambahnya usia kehamilan. Ini merupakan hal yang alami karena bayi terus tumbuh dan bergerak mencari jalan keluar. Anda diwajibkan ‘membantu’ bayi menemukan jalan keluar dengan tidur miring dan rajin melakukan pre-natal Yoga.

  1. Frekuensi Buang Air Kecil Meningkat

Janin yang tumbuh besar di dalam perut membuat beberapa organ tubuh terdesak oleh rahim yang mengembang. Salah satu organ tersebut adalah kandung kemih yang tertekan oleh rahim sehingga aliran darah meningkat. Sebagai akibatnya, Anda sering merasakan ingin kencing dan frekuensi buang air kecil pun meningkat.

  1. Punggung Semakin Nyeri

Pada kasus kehamilan pertama, rasa nyeri di bagian punggung akan semakin bertambah saat menuju hari perkiraan lahir. Ini merupakan sebuah proses yang wajar karena dalam prosesnya, beberapa otot dan sendi di bagian pinggang akan merenggang dan bergeser agar bayi memiliki jalan keluar yang luas. Biasanya rasa nyeri semakin bertambah saat perut ibu hamil sudah turun ke bawah.

  1. Cairan seperti Keputihan

Tanda tanda melahirkan sudah dekat yang paling kentara adalah keluarnya cairan dari vagina yang mirip dengan keputihan. Akan tetapi, cairan tersebut sedikit berbeda dari biasanya karena memiliki warna merah kecoklatan dan agak kental. Cairan ini disebut dengan ‘bloody show’ yang merupakan hasil pelepasan lendir yang mengganjal leher rahim selama proses kehamilan. Anda diwajibkan mengerti perbedaan cairan ini dengan cairan ketuban agar bisa menjalani persalinan yang aman.

  1. Frekuensi Kontraksi Meningkat

Saat menjelang Hari Perkiraan Lahir atau HPL, kontraksi mulai terasa dan frekuensinya meningkat seiring terjadinya proses persalinan. Biasanya kontraksi terjadi selama beberapa detik saja dan sangat kuat. Semakin mendekati proses persalinan, frekuensi akan semakin meningkat dan Anda disarankan untuk segera mempersiapkan persalinan dengan datang ke institusi kesehatan terdekat.

  1. Sulit Tidur

Perasaan gelisah juga menjadi tanda tanda kelahiran semakin dekat. Sebagai konsekuensinya, ibu hamil kerap sulit untuk tidur nyenyak di malam hari. Apalagi bayi juga kerap bergerak untuk mengatur posisi.

  1. Perubahan pada Serviks

Biasanya jaringan serviks akan melunak dan menjadi elastis agar bayi bisa keluar dengan lancar. Namun pada kehamilan pertama, proses melunaknya jaringan pada serviks dan mulut rahim tidak selalu menjamin bahwa waktu kelahiran akan segera tiba.

  1. Air Ketuban Pecah

Tanda yang paling akhir adalah pecahnya air ketuban. Biasanya akan terjadi rembesan sedikit demi sedikit dan Anda harus segera menuju tempat kelahiran untuk menunggu proses pembukaan. Air ketuban merupakan pelindung bayi di dalam rahim sehingga saat air ketuban habis, bayi rentan terkena infeksi. Saat air ketuban pecah, Anda bisa menggunakan kain untuk menampung rembesan air ketuban agar tidak berceceran.

Baca juga : Khasiat Buah Naga untuk Kesehatan dan Kecantikan Kulit Wanita

Tips Mempersiapkan Persalinan

Pada trisemester terakhir, baik ibu hamil dan suami harus saling bekerja sama mempersiapkan proses persalinan. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan seperti perlengkapan bayi yang harus disatukan dalam tas/wadah yang harus dibawa saat proses persalinan. Bagi calon ayah, Anda harus bisa menjaga psikologis istri karena proses melahirkan sejatinya merupakan jalan hidup yang harus dilalui bersama. Temani istri saat proses melahirkan agar Anda tahu bagaimana besarnya perjuangan seorang ibu.

Pastikan pula Anda sudah menemukan tempat dan dokter atau bidan bersalin yang terpercaya. Lakukan pemeriksaan kandungan secara rutin di masa terakhir kehamilan agar Anda bisa memantau perkembangan bayi di dalam rahim. Ditangani oleh orang terpercaya bisa memberikan rasa aman dan optimisme bagi ibu.

Dan terakhir, saat tanda-tanda tersebut muncul satu per satu, Anda tidak perlu khawatir dengan proses persalinan yang akan dihadapi. Yakinlah bahwa proses melahirkan akan berjalan normal dan lancar, ibu dan anak pun sehat dan selamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *