Ternyata Cara Berhenti Merokok Tidak Sesulit yang Dibayangkan

berapa lama efek samping berhenti merokok

Banyak sekali alasan mengapa seseorang memilih untuk merokok, para perokok percaya bahwa merokok dapat membuat mereka rileks. Dengan seseorang merokok maka dapat melepaskan zat dopamine atau zat kimia di otak yang dipercaya memberikan perasaan senang. Hal inilah yang membuat perokok merasa rileks setelah beberapa hisapan. Namun perlu diketahui perasaan ini hanya berlangsung sementara.

Merokok dapat membuat detak jantung menjadi lebih cepat serta dapat meningkatkan tekanan darah, dan tentu banyak sekali penyakit berbahaya yang disebabkan oleh rokok. Sebelum membahas ke topik utama, ada baiknya mengetahui bahaya dari merokok itu sendiri. Bahaya yang pertama yaitu perokok beresiko tinggi terkena penyakit kanker seperti kanker paru-paru, tenggorokan, mulut, pankreas, ginjal, kandung kemih, dan penyakit jantung koroner. Perokok juga lebih rentan terkena penyakit seperti darah tinggi, kolesterol tinggi, influenza, pneumonia dan osteoporosis. bahaya selanjutnya yaitu rambut jadi cepat beruban, gigi menjadi kuning dan rapuh, dan jerawat pada wajah. Perokok wanita akan lebih beresiko terkena penyakit kanker serviks, sedangkan bagi perokok laki-laki akan beresiko terkena impoten serta kerusakan genetik pada sperma.

Berikut Adalah Cara Berhenti Merokok

  • Temukan Alasan yang Kuat

Carilah alasan yang dapat memotivasi untuk berhenti merokok secara total. Bisa jadikan keluarga sebagai motivasi untuk berhenti merokok, tentunya perokok tidak ingin keluarga juga terkena dampak dari asap rokok, atau menjadikan dampak buruk rokok motivasi untuk berhenti merokok, seperti terkena kanker paru-paru atau jantung koroner apabila terus menerus mengkonsumsi rokok.

  • Bicarakan Kepada Orang Terdekat

cobalah bicara tentang keinginan untuk berhenti merokok, dengan begitu orang-orang terdekat akan memotivasi dan mendorong anda untuk berhenti merokok secara total, serta akan mengingatkan apabila anda lalai terhadap komitmen yang telah dibuat.

  • Hindari Stres dan Perbanyak Istirahat

Jika alasan merokok dapat membuat rileks, maka yang perlu dihindari adalah stres. Minggu-minggu pertama ketika berkomitmen untuk berhenti merokok bisa mengganti dengan pergi ke salon untuk pijat dan memanjakan diri atau meluangkan waktu untuk hobi yang disenangi.

  • Hindari Alkohol

ketika meminum alkohol pastinya tidak dapat dipisahkan dengan rokok, jadi untuk berhenti minum alkohol harus juga berkomitmen untuk berhenti merokok.

  • Lakukan Hal yang Menyenangkan

Jika terbiasa merokok setelah makan, cobalah untuk melakukan hal menyenangkan seperti membaca buku atau bahkan mendengarkan musik favorit. Hal ini bertujuan agar terbiasa untuk tidak merokok lagi setelah makan.

  • Ganti Rokok Dengan Permen Karet Mint

Walaupun tidak terbukti secara objektif dapat membantu untuk berhenti merokok, namuan dengan mengunyah permen karet dapat membantu melupakan keinginan untuk merokok. Tetapi selain itu juga perlu memperhatikan kadar gula yang ada dalam permen karet yang dikonsumsi.

  • Coba dan Coba Lagi

Ketika berkomitmen untuk berhenti merokok, keinginan merokok pasti suka muncul kembali. Namun perlu diingat lagi apa alasan utama berhenti merokok. Jangan hanya karena satu batang rokok maka niat yang sudah dibangun sedemikian rupa runtuh begitu saja.

  • Berikan Reward Terhadap Pencapaian

Dengan berhenti merokok maka otomatis Pengeluaran menjadi lebih hemat bukan. Dengan ini maka bisa menghadiahi diri dengan melakukan hal-hal menyenangkan, seperti pergi ke tempat hiburan atau pergi ke restoran favorit.

Baca juga : Pilihan Olahraga yang Cocok Untuk Pasien Diabetes

Setelah mengetahui bahaya dan cara berhenti merokok, maka juga perlu tahu manfaat berhenti merokok berdasarkan waktu berhenti. Setelah 20 menit berhenti merokok, denyut nadi dan tekanan darah akan kembali normal lalu setelah 8 jam berhenti merokok, maka bernafas akan menjadi lebih mudah dan kadar oksigen didalam tubuh juga akan kembali normal. Resiko terkena serangan jantung akan menurun. Setelah 24 jam berhenti merokok, paru-paru akan mengeluarkan lendir jika batuk, dan itu merupakan pertanda yang baik karena lendir yang ada di paru – paru akan di keluarkan melalui batuk. Setelah 48 jam berhenti merokok, akan terbebas dari nikotin serta indera penciuman turut membaik. Dan setelah 72 jam berhenti merokok, akan memiliki lebih banyak energi serta kapasitas paru-paru akan meningkat sehingga akan memudahkan untuk bernapas, serta menjalani olahraga juga akan jauh lebih mudah. Setelah 1 tahun berhenti merokok, resiko terkena serangan jantung akan menurun hingga 50%. Setelah 10 tahun behenti merokok, resiko kematian akibat kanker paru-paru juga akan turun hingga 50%. Ketika sudah mencapai 10 sampai 15 tahun, resiko terkena penyakit jantung koroner akan sama dengan orang yang tidak pernah merokok.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *